SIKAP PENGASUH ANAK BALITA YANG TERINFEKSI HIV/AIDS DI KABUPATEN TEMANGGUNG DAN KUDUS
Abstract: Kasus anak yang
meninggal terkait penyakit AIDS pada tahun 2012 di seluruh dunia mencapai
260.000. Hanya sejumlah kecil bayi lahir dengan HIV positif bisa bertahan hidup
sampai usia 6 tahun. Tingginya resiko kematian ini karena infeksi HIV tidak
diobati dan tidak mendapatkan
perawatan optimal atau penolakan dari orang yang seharusnya menjaga dan
merawatnya seperti orang tua, wali dan kerabat. Tujuan penelitian memperoleh
gambaran sikap pengasuh dalam merawat anak balita yang terinfeksi HIV/AIDS di
Temanggung dan Kudus. Metode penelitian
kualitatif dengan studi kasus dilakukan pada 9 pengasuh anak HIV positif
sebagai responden primer dengan menggunakan panduan wawancara. Responden
dipilih secara purposive sesuai kriteria. Hasil penelitian menunjukkan beberapa
pengasuh bersikap positif dengan mengungkapkan status HIV anak kepada keluarga
dan masyarakat serta mendukung program terapi anak. Sebagian besar masih
menutupi karena takut stigma dan diskriminasi masyarakat.
Penulis: Ernawati
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130176