Profil Penderita Akne Vulgaris pada Siswa-Siswi di SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan
Abstrak: Akne vulgaris (AV)
merupakan penyakit kulit yang umum dijumpai termasuk di masyarakat kita
Indonesia. Menurut laporan Kelompok Studi Dermatologi Kosmetika Indonesia,
terdapat 60% penderita AV pada tahun 2006 dan 80% pada tahun 2007. Etiologi
pasti AV masih belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang dapat
mempengaruhi seperti: keratinisasi abnormal, infeksi Propionibacterium acnes,
dan inflamasi. Faktor lain seperti usia, ras, familial, makanan dan cuaca/musim
secara tidak langsung dapat memicu peningkatan proses patogenesis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penderita AV pada
siswa-siswi di SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan. Penelitian dilakukan
menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 100
orang, tingkat ketepatan relatif (d) sebesar 0,1. Teknik pengambilan sampel
dengan menggunakan teknik simple random sampling.
Diperoleh hasil penelitian dengan mayoritas penderita AV berjenis kelamin
laki-laki (58%), usia 17 tahun (41%), memiliki ayah/ibu menderita AV (41%),
menderita AV saat sebelum dan sesudah menstruasi (15%). Kacang (64%), panas
(70%), psikis (90%) dan kosmetik (18%) dapat memicu terjadinya AV. Tempat
predileksi AV paling sering terkena di bagian wajah (85%). Obat topikal
merupakan jenis pengobatan yang paling banyak digunakan untuk mengatasi AV(61%)
dan sebagian besar tidak melakukan pengobatan khusus (39%).
Dari hasil penelitian tersebut diharapkan siswa-siswi sebaiknya melakukan
pencegahan lebih dini agar terhindar dari terjadinya AV dan lebih aktif untuk
mencari informasi yang berkaitan dengan AV.
Penulis: R. A. Khalida
Purwaningdyah
Kode Jurnal: jpkedokterandd130097