Perbedaan Tingkat Pengetahuan Pasien Bedah Elektif terhadap Anestesi sebelum dan sesudah kunjungan Anestesi
Abstrak: Indonesia memiliki
dokter anestesi dalam jumlah terbatas dan penyebarannya tidak merata. Hal ini
sangat berpengaruh pada visit anestesi dan mempengaruhi pengetahuan pasien
terhadap anestesi.
Penelitian ini menggunakan desain cohort dan dilakukan dua kali
pengukuran pengetahuan pasien sebelum dan sesudah visit anestesi. Pengambilan
sampel menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Dari
hasil uji statistik didapatkan nilai t hitung = 2.357, yang bila dibandingkan
dengan nilai t tabel = 1.660, nilai t hitung
> t tabel, dari hasil uji juga
di dapat nilai probabilitas (p) = 0.020, yang artinya nilai p> dari 0.05,
maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengetahuan antara sebelum dan
susudah kunjungan anestesi pada pasien bedah elektif di RSUP Adam Malik Medan.
Berdasarkan penelitian ini, masyarakat hendaknya lebih aktif mencari
informasi tentang anestesi untuk mengurangi kecemasan pasien saat akan
menjalani operasi. Dokter anestesi diharapkan memberi penyuluhan anestesi
terlebih dahulu saat visit anestesi sebelum melakukan operasi.
Penulis: Tiop Maruntung
Pasaribu
Kode Jurnal: jpkedokterandd130103