Perancangan Alat Ukur Kadar Karbon Monoksida (CO), Karbon Dioksida (CO2) dan Hidro Karbon (HC) Pada Gas Buang Kendaraan Bermotor

Abstrak: Kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menghasilkan emisi gas buang yang mengandung gas-gas polutan dapat merusak lingkungan sekitar, juga mengganggu kesehatan manusia. Dibutuhkan pengukuran kadar polutan gas CO, CO2, dan HC yang dikeluarkan kendaraan bermotor untuk mengendalikan polutan dari pembakaran bahan bakar kendaraan. Kosentrasi gas diukur dari banyaknya partikel unsur dalam kumpulan gas buang kendaraan. Untuk penanganan dan pengontrolan kadar emisi kendaraan bermotor bensin, dibuatlah alat yang mengukur kadar emisi gas buang kendaraan bermotor gas CO dan HC menggunakan sensor gas TGS-2201, dan untuk gas CO­2 menggunakan sensor gas MG-811. Kit minimum system ATMega 8535 dipakai sebagai prosesor pengendali alat ukur ini. Alat ukur ditera menggunakan standar alat ukur milik Dinas Perhubungan Manado. Kadar emisi mesin kendaraan 2 tak lebih tinggi dibandingkan kadar emisi mesin kendaraan 4 tak. Kadar tertinggi emisi terukur CO sebesar 0,11%, CO2 sebesar 5,32%, dan HC sebesar 99ppm. Pengukuran gas-gas polutan CO, CO2, dan HC cukup cepat sehingga membantu efisiensi waktu operator dalam pengukuran kadar emisi kendaraan.
Kata kunci: gas buang kendaraan bermotor, gas CO, gas CO2, gas HC ,sensor gas MG-811, sensor gas TGS-2201
Penulis: Victor V. Kosegeran, Elia Kendekallo, Sherwin R.U.A. Sompie, Bahrun Bahrun
Kode Jurnal: jptkomputerdd130048

Artikel Terkait :