PERAN PENDAMPINGAN SPIRITUAL TERHADAP MOTIVASI KESEMBUHAN PADA PASIEN LANJUT USIA
ABSTRAK: Lanjut usia
mengacu pada orang
atau penduduk usia
60 tahun. Mereka
mengalami proses penurunan fungsi
tubuh termasuk fungsi
biologis, psikologis dan
sosial. Selanjutnya, kondisi tersebut
dapat menyebabkan berbagai
masalah seperti fungsi
tubuh menurun. Pasien lanjut usia perlu memenuhi kebutuhan bukan hanya
aspek biologis tetapi juga aspek yang
lain untuk mengoptimalkan kualitas
hidup mereka. Hal
ini dapat dilakukan dengan
memberikan motivasi penyembuhan.
Tujuan penelitian ini
adalah untuk menganalisa hubungan
antara peran pendampingan
spiritual dan motivasi penyembuhan pasien usia lanjut di
bangsal Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain penelitian ini adalah
cross sectional dengan
populasi seluruh pegawai
bagian spiritual dan
pasien lanjut usia di
rawat inap Rumah
Sakit Baptis Kediri.
Menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh
80 responden sebagai
sampel. Variabel independen
adalah peran pendampingan spiritual
sedangkan variabel dependen
adalah motivasi penyembuhan. Data didapat dengan menggunakan
observasi dan kuisioner. Data-data
tersebut dianalisa menggunakan uji Spearman
Rho dengan tingkat
signifikansi α ≤ 0,05. Peran
pelayanan spiritual
berhubungan dengan motivasi
penyembuhan pada pasien
usia lanjut di
bangsal Rumah Sakit Baptis Kediri.
Penulis: Karina Dinda Kinasih,
Aries Wahyuningsih
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120092