Pengaruh Pemberian Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus) terhadap Jumlah Eritrosit: Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar yang Dipajan Sinar UV

ABSTRAK: Minyak buah merah mengandung senyawa antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, akan tetapi masih diperdebatkan di beberapa kalangan praktisi. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan uji efek antioksidan minyak buah merah melalui pengaruhnya terhadap jumlah eritrosit tikus jantan galur wistar yang dipajan sinar ultraviolet.
Metode dan Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah  post test only control group design. Sebanyak 24 ekor tikus putih jantan galur wistar dibagi menjadi 4 kelompok secara acak, tiap kelompok terdiri dari 6 ekor. K- I sebagai diberi diet standar dan aquades, K-II sama seperti K-I dan dipajan sinar ultraviolet, K-III sama seperti K-II dan diberi minyak 0,3 ml buah merah, sedangkan K-IV sama seperti K-II dan diberi vitamin E. Setelah perlakuan selama 28 hari dilakukan penghitungan jumlah eritrosit.
Hasil Penelitian: Rerata jumlah eritrosit pada masing-masing kelompok secara berurutan yaitu 7,29 ± 0,3; 6,23 ± 0,17; 7,18 ± 0,31; dan 7,23 ± 0,29. Hasil uji  Post Hoct Test menunjukkan bahwa pemberian minyak buah merah menyebabkan perbedaan yang signifikan pada jumlah eritrosit tikus putih jantan yang dipajan sinar ultraviolet (p < 0,005).
Kesimpulan: Minyak buah merah berpengaruh pada penghambatan penurunan jumlah eritrosit pada tikus jantan galur wistar akibat pajanan sinar ultraviolet.
Kata Kunci: minyak buah merah, sinar UV, eritrosit, fotoprotektor
Penulis: Tris Budi Raharyo, Danis Pertiwi, dan Hadi Sarosa
Kode Jurnal: jpkedokterandd100095

Artikel Terkait :