Pengalaman Traumatik Penyebab Gangguan Jiwa (Skizofrenia) Pasien di Rumah Sakit Jiwa Cimahi
Abstract: Salah satu faktor
penyebab yang menjadi stresor seseorang mengalami gangguan jiwa adalah
pengalaman traumatik. Pengalaman traumatik tersebut sulit dilupakan dan
memiliki efek psikologis dalam waktu yang panjang. Apabila seseorang tidak
mampu beradaptasi dalam menanggulangi stresor, maka akan timbul keluhan-keluhan
dalam aspek kejiwaan, berupa gangguan jiwa ringan hingga berat. Salah satu
bentuk gangguan jiwa yang paling banyak dan terus meningkat adalah gangguan
jiwa berat yaitu skizofrenia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh
gambaran mengenai pengalaman traumatik pasien skizofrenia. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia yang
dirawat di Rumah Sakit Jiwa Cimahi, subjek diperoleh berdasarkan purposive
sampling sebanyak tujuh orang, pada bulan November 2008. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan cara wawancara secara mendalam (in depth interview). Hasil
penelitian terhadap pengalaman traumatik tujuh pasien skizofrenia menunjukkan
adanya lima tema yang muncul yaitu: cita-cita/keinginan tak tercapai/kegagalan,
kehilangan orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, orangtua galak/pola asuh
otoriter, dan mendapat tindakan kekerasan. Terungkapnya pengalaman tersebut,
memberi informasi bagi tim kesehatan dalam mencegah dan mengatasi meningkatnya
pasien skizofrenia, khususnya yang diakibatkan oleh pengalaman traumatik yang
dapat menjadi pencetus, sehingga angka kejadian skizofrenia dapat ditekan
seminimal mungkin.
Penulis: Iyus Yoseph, Ni Luh
Nyoman Sri Puspowati, Aat Sriati
Kode Jurnal: jpkedokterandd090119