PENGALAMAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

Abstrak: Gangguan  jiwa  merupakan  sindrom  atau  pola  perilaku  atau  psikologis  yang  terjadi  pada individu dan sindroma itu dihubungkan dengan adanya distress, disability, peningkatan risiko secara  bermakna  untuk  mati,  sakit,  ketidakmampuan,  atau  kehilangan  kebebasan. Gangguan  jiwa  dapat  menjadi  lebih  parah  sehingga  harus  ditanggulangi.  Salah  satu  cara penanggulangan  gangguan  jiwa  adalah  terapi  aktivitas  kelompok  (TAK)  sebagai  bentuk intervensi  keperawatan.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  gambaran pengalaman  perawat  dalam  pelaksanaan  terapi  aktivitas  kelompok  pada  pasien  gangguan jiwa. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melibatkan perawat minimal S1 Keperawatan  dengan  masa  kerja  ≥  5  tahun  dan  memiliki  sertifikat  pelatihan  TAK. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, partisipan yang dipilih berjumlah  6  orang.  Teknik  pengumpulan  data  dengan  wawancara  mendalam.  Hasil  penelitian menunjukkan  perawat  mengalami  perasaan  positif  dan  negatif  dalam  pelaksanaan  terapi. Hambatan yang dialami perawat dalam pelaksanaan TAK meliputi sarana prasarana kurang memadai,  dinamika  kelompok  TAK  dan  kondisi  perawat  kurang  memadai.  Perawat melakukan  modifikasi  sesuai  dengan  situasi,  meliputi  modifikasi  sarana  prasarana  dan sumber  daya  manusia  serta  kombinasi  masalah  keperawatan.  Dukungan  yang  diterima perawat  dalam  pelaksanaan  TAK  mencakup  dukungan  instrumental  dan  penghargaan. Berdasarkan  hasil  tersebut,  perlu  adanya  pertimbangan  untuk  meningkatkan  kegiatan  monitoring rutin dan pelatihan TAK guna mengatasi hambatan-hambatan yang ada. 
Kata kunci: pengalaman perawat, terapi aktivitas kelompok, jiwa
Penulis: Eva Sinaga, Madya Sulisno
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120134

Artikel Terkait :