Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Geogerafis Sumber Daya Air Dan Perairan
Abstrak: Kecamatan Singajaya
memiliki jumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) paling banyak. Menurut data dari
Dinas SDAP Kabupaen Garut, Kecamatan Singajaya memiliki sumber daya air yang
dapat dikembangkan, yaitu dengan memilikinya 16 DAS dan 3 titik mata air dengan
debet rata-rata 7.73 L/detik. Sub Bagian Bidang Energi dan Ketenagalistrikan
Dinas SDAP Kabupaten Garut masih kesulitan mencari informasi letak potensi
geografis yang strategis untuk dikembangkan, orang-orang dari instansi atau
lembaga terkait yang melakukan survei ke lapangan belum semua data
terintegrasi. Maka dibutuhkan suatu pemetaan untuk mengetahui di mana letak
strategis sumber daya air yang berpotensi untuk diberdayakan dan dimanfaatkan
yaitu dengan dirancangnya Sistem Informasi Geografis (SIG) Sumber Daya Air
(SDA) di Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut.Metodologi yang digunakan dalam
perancangan Sistem Informasi Geografis ini mengadopsi metodologi System
Development Live Cycle (SDLC), adapun hasil yang didapat dari pembuatan
aplikasi SIG SDA ini antara lain dengan dibentuknnya pemetaan dalam bentuk SIG
yang menggunakan data spasial serta non-spasial yang dilengkapi dengan
representasi bentuk peta 3 Dimensi.
Penulis: Indra Sanjaya, Dhami
Johar Damiri, Ate Susanto
Kode Jurnal: jptkomputerdd120140