MEKANISME KERJA BENALU TEH PADA PEMBULUH DARAH
ABSTRACT: Secara garis besar
ada dua jenis penatalaksanaan terhadap hipertensi yaitu menggunakan
obat-obatan dan non obat. Adapun penatalaksanaan secara non obat, salah satunya
dengan terapi herbal dengan
memanfaatkan benalu teh dari famili
Loranthaceae misalnya (Viscum
album, Dendrophtoe pentandra
(L.) Miq, Scurrula parasitica,
Scurulla oortiana, dan Macrosolen javanus) yang
berpotensi sebagai antihipertensi (vasodilator). Mekanisme kerja
dari flavonoid benalu teh sebagai
vasodilator karena peran otot polos dan endotel pembuluh darah. Pada umumnya pengobatan hipertensi yaitu pada organ target
pembuluh darah (sistem
vaskular). Flavonoid benalu
teh dalam hal
ini quercetin mampu
bekerja langsung pada otot polos pembuluh arteri dengan menstimulir atau
mengaktivasi Endothelium Derived Relaxing Factor(EDRF) sehingga menyebabkan vasodilatasi.
Beberapa penelitian tentang pengaruh flavonoid tanaman teh pada fungsi endotel
bahwa kandungan dari flavonoid yaitu polifenol dapat meningkatkan aktivitas
dari Nitric Oxide Synthase (NOS) pada
sel endotel pembuluh
darah. Quercetin mempunyai potensi
meningkatkan produksi Nitric Oxide
(NO) di sel
endotel. Zat aktif tersebut
mampu mensintesa NO
dalam endotel dan
berdifusi secara langsung
ke otot polos
selanjutnya merangsang guanylate cyclase untuk membentuk cGMP sehingga terjadi
vasodilatasi. Kemungkinan benalu teh bersifat sebagai antagonisme kompetetif
reseptor α sehingga tidak terjadi aktivasi reseptor α . Diduga benalu teh
menghambat kanal Ca sehingga tidak
terjadi peningkatan Ca intrasel dan
terjadi defosforilasi MLC akhirnya tidak terjadi kontraksi pembuluh darah
arteri. Benalu teh mampu menghambat kontraksi arteri, karena adanya peran
endotel pembuluh darah. Secara klinis, Endothelial Progenitor Cell (EPC) dapat memperbaiki kondisi penyakit yang diawali
dengan kerusakan sel endotel,
misalnya hipertensi. Flavonoid
dari benalu teh
mampu memperbaiki disfungsi
endotel melalui mekanisme reendotelisasi.
Penulis: Nour Athiroh AS, Nur
Permatasari
Kode Jurnal: jpkedokterandd120154