KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMASANGAN INFUS TERHADAP PHLEBITIS
ABSTRAK: Phlebitis
didefinisikan sebagai peradangan pada dinding pembuluh darah balik atau vena Phlebitis
merupakan infeksi nosokomial
yaitu infeksi oleh
mikroorganisme yang dialami oleh
pasien yang diperoleh
selama dirawat di
rumahsakit diikuti dengan manifestasi klinis yang muncul. Tujuan penlitian ini adalah menganalisis korelasi antara kepatuhan
perawat IGD dalam melaksanakan Standar Prosedur Operasional pemasangan infus dengan
kejadian phlebitis di RS Baptis
Kediri. Desain yang
digunakan dalam penelitian ini
adalah korelasional. Populasi
penelitian semua pasien
IGD dan perawat IGD Rumah Sakit Baptis Kediri yang
telah melakukan pemasangan infus. Besar Sampel 68 responden,
menggunakan Purposive sampling
(Judgement sampling). Variabel independen dalam
penelitian ini adalah
kepatuhan perawat IGD
dalam melaksanakan Standar Prosedur
Operasional pemasangan infus
sedangkan Variabel dependen
dalam penelitian ini adalah
kejadian phlebitis di
RS Baptis Kediri.
Setelah data diperoleh kemudian dilakukan
uji hipotesis dengan
menggunakan teknik Korelasi
Koefisien Kontingensi
Tingkat kemaknaan yang
ditetapkan; α ≤ 0,05.
Hasil didapatkan tindakan pemasangan infus
dilakukan oleh perawat
dengan patuh pada
Standar Prosedur Operasional Pemasangan
infus (88,2%) dan
yang tidak mengalami
phlebitis mayoritas (97,1%). uji
statistik “koefisien kontingensi” dan didapatkan p = 0,000. Kesimpulan Ada hubungan yang
signifikan antara kepatuhan
perawat IGD dalam
melaksanakan Standar Prosedur
Operasional Pemasangan infus dengan kejadian phlebitis di Rumah Sakit Baptis Kediri.
Penulis: Ince Maria, Erlin
Kurnia
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120095