Hubungan Kerapatan Reseptor Hormon Estrogen pada Wanita Perimenopause terhadap Kejadian Tipe Hiperplasia Endometrium
Abstract: Hiperplasia
endometrium sering terjadi pada wanita
perimenopause. Perlu diteliti adakah hubungan antara Kerapatan Reseptor Hormon
Estrogen pada Wanita Perimenopause terhadap Kejadian Tipe Hiperplasia
Endometrium. Tujuan penelitian ini
adalah mendapatkan hubungan kerapatan reseptor hormon estrogen (KRE) pada
wanita perimenopause terhadap kejadian tipe hiperplasia endometrium di
Bagian/KSM Obstetri dan Ginekologi RS Pendidikan Immanuel, Bandung bekerja sama
dengan Bagian/KSM Patologi Anatomi RS Pendidikan Immanuel, Bandung. Penelitian
ini menggunakan metode potong silang~retrospektif analitik dengan menganalisis
status pasien dan melakukan pemeriksaan kerapatan reseptor hormon estrogen
secara imunohistokimia pada sediaan yang telah dilakukan pemeriksaan PA dengan
hasil hiperplasia endometrium tipe simpleks, kompleks dan atipik. Data dilakukan
analisis statistik secara metoda Pearson
Chi Square. Pada 30 sediaan yang mengalami hiperplasia endometrium dilakukan
pemeriksaan kerapatan reseptor estrogen secara imunohistokimia. Didapatkan KRE
mempengaruhi tipe hiperplasia endometrium pada wanita perimenopause yang
bermakna secara statistik (di kelenjar Pearson Chi Square 3,6406, p=0,3815),
(di stroma Pearson Chi Square 5,2813, p=0,3119), dan dibuktikan adanya keeratan
hubungan berdasarkan analisis statistik (γ=0,2025) dan (γ = 0,2165). Simpulan
penelitian ini t:ampak KRE mempengaruhi tipe hiperplasia endometrium yang
terjadi bermakna secara statistik serta tampak adanya keeratan hubungan. Pada
hiperplasia endometrium tipe simpleks didapatkan KRE rendah dan hiperplasia
endometrium tipe atipik didapatkan KRE yang tinggi.
Penulis: Indahwati D.,
Aloysius Suryawan, Ucke Sastrawinata
Kode Jurnal: jpkedokterandd0700144