HUBUNGAN ANTARA POLA TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER SOEDARSO PONTIANAK

ABSTRACT: Hipertensi ialah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolic lebih dari 90 mmHg. Pada beberapa orang terkadang tidak terdapat gejala yang menunjukkan bahwa individu tersebut mengalami hipertensi, oleh karena itu hipertensi sering disebut sillent killer. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah tedapat hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah. Desain penelitian yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Korelasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional yaitu studi yang dilakukan dengan pengamatan sewaktu sehingga tidak terdapat follow- up. Jumlah sampel yang digunakan ialah 38 orang. Sampel pada penelitian ini dipilh menggunakan non- probability sampling yaitu consecutive sampling dimana semua subjek yang datang secara berurutan dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan ke dalam penelitian sampai jumlah subjek yang diperlukan terpenuhi. Usia dengan rentang 51 hingga 60 tahun yang seharusnya megalami pola tidur buruk lebih banyak, justru memiliki pola tidur baik dan memiliki hipertensi kategori ringan lebih banyak. Hasil dari penelitian menggunakan uji Chi Square menunjukkan nilai p=0,384(p> 0,05) yang  berarti tidak adanya hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah.
Kata kunci: Pola tidur, Tekanan darah, Hipertensi
Penulis: Raden Taufiq Septiyo Noegroho
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130075

Artikel Terkait :