HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT DEPRESI REMAJA DI SMK 10 NOVEMBER SEMARANG
Abstract: Remaja perlu
dipersiapkan sejak dini baik secara mental maupun secara spiritual. Secara
mental remaja diharapkan mampu memecahkan masalah yang dihadapi. Remaja yang
tidak mampu menyesuaikan diri dengan peran barunya tersebut dapat membuat
dirinya labil dan emosional bahkan dapat membuat frustasi dan depresi. Remaja
agar tidak mengalami frustasi dan depresi dalam memikul tugas perkembangannya
maka sangat diperlukan peran dan bantuan dari orang tua yang berupa pola
pengasuhan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara pola asuh orang
tua dengan tingkat depresi pada remaja di SMK 10 Nopember Semarang. Rancangan
penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross
sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK 10 Nopember Semarang
kelas X yang berjumlah 130 anak dengan total populasi. Hasil penelitian
didapatkan bahwa pola asuh orang tua sebagian besar demokratis (63,8%), yang
otoriter sebanyak 6,9% dan yang permisif sebanyak 0,8%, depresi yang dialami
responden sebagian besar kategori ringan (80,0%). Terdapat hubungan yang
bermakna antara pola asuh orang tua dengan tingkat depresi siswa (p=0,000).
Berdasarkan hasil tersebut orang tua diharapkan dapat menerapkan bentuk pola
asuh yang tepat sehingga anak tidak mengalami depresi.
Penulis: Yuhanda Safitri, Eny
Hidayati
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130160