HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA

ABSTRAK: Lanjut  usia  merupakan proses menua  pada  manusia yang tidak  dapat  dihindarkan.  Salah satu  tanda  penurunan  fungsi  tubuh  untuk  beradaptasi  dengan  stress  lingkungan  dan merupakan  tahap  akhir  dari  siklus  kehidupan  manusia,  sering  ditandai  dengan  kondisi kehidupan  yang  tidak  sesuai  dengan  yang  diharapkan.  Hal  ini  merupakan  beban  berat  bagilansia  yang  dapat  menimbulkan  depresi  (Depsos  2006).  Stress   sangat  rentan  terjadi  pada lanjut  usia  karena  faktor  kehilangan, penurunan  kesehatan  fisik, dan  kurangnya  dukungan  dar keluarga. Kurangnya  dukungan  keluarga  kepada  lanjut  usia, akan  mempengaruhi  koping  pada lansia  tidak  adekuat.  Koping  yang  tidak  adekuat  dalam  mengahadapi  masalah,  akan menyebabkan  krisis  yang  bertumpuk  dan  berkepanjangan  yang  akhirnya  dapat  menimbulkan depresi.
Peneliti  menggunakan  desain  cross sectional.  Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  lansia depresi  di Desa  Langsar  Kecamatan  Saronggi  Kabupaten  Sumenep  tahun 2011 sebanyak 126 responden.  Besar  sampel  berjumlah  96  responden,  Variabel  Independen  Dukungan  KeluarTerhadap  Lansia  dan  Variabel  Dependen  Depresi  Pada  Lansia  Instrumennya  menggunakan Kuesioner  dan  pengambilan  sampel  secara  teknik  purposive  sampling.  Kemudian  diuji  dengan menggunakan Uji Korelasi Spearman Rank (Rho).
Hasil pada penelitian  ini  diperoleh data 96 responden yang mendapat  dukungan  keluarga diantaranya  dukungan  kurang  (7%),  sedang  (12%),  baik  (81%).  Sedangkan  responden  yang mengalami  depresi  diantaranya  (21%)  lansia  tidak  mengalami  depresi,  (79%)  mengalami depresi  ringan, (10%) depresi  sedang, (5%) dan  depresi  berat (6%). Berdasarkan  hasil  analisa menggunakan  uji  korelasi  Spearman  Rank  (Rho)  di  peroleh  ρ  =  0,000  <  α  =  0,05  berarti terdapat  Hubungan  antara  Dukungan  Keluarga  dengan Tingkat Depresi  pada  Lansia di Desa Langsar Laok Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep.
Kesimpulan  dapat  diketahui  bahwa  hampir  seluruhnya  lansia  tidak  mengalami  depresi. Semakin  tinggi  dukungan  keluarga  semakin  rendeh  tingkat  depresi.  Diharapkan  keluarga  di Desa  Langsar  Laok  Kecamatan  Saronggi  Kabupaten  Sumenep  mempertahankan  keperdulian dan  dukungan  terhadap  lansia  untuk  mencapai  tujuan  agar  dapat  mencegah  bertambahnya depresi pada lansia pada khususnya lansia yang mengalami depresi.
Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Depresi, Lansia
Penulis: Dewi Kristyaningsih, S.KM
Kode Jurnal: jpkeperawatandd110037

Artikel Terkait :