GAMBARAN SUMBER AIR MINUM, TEMPAT PEMBUANGAN TINJA DAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH DAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KONI KOTA JAMBI TAHUN 2013

ABSTRAK: Air merupakan sumber kehidupan selain sebagai media penularan penyakit (water borne diseases). Diare merupakan penyakit endemis yang disebabkan bakteri koliform, keberadaan bakteri ini dalam air karena kontaminasi tinja manusia. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare antara lain adalah kualitas air bersih secara mikrobiologi, jenis sarana air bersih, jarak septictank dengan sumber air, tingkat resiko pencemaran air bersih dan jarak tempat sampah dengan sumber air bersih. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran factor lingkungan dengan penyakit diare di wilayah kerja Puskesmas Koni Kota Jambi Tahun 2013. Jenis penelitian adalah observasional dengan desain cross sectional  dan metode yang digunakan adalah stratiffied random sampling. Sampel yang diambil adalah 101 responden. Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak 40 (39,6%) responden menderita diare, sedangkan 61 (60,4%) responden tidak menderita diare. Sebanyak 55 responden (54,5%) telah memiliki sumber air minum yang sehat, dan 46 responden (45,5%) memiliki sumber air minum yang tidak sehat. Sebanyak 67 responden (66,3%)  telah memiliki jenis tempat pembuangan tinja  sehat, dan 34 responden (33,7%) memiliki jenis tempat pembuangan tinja tidak sehat. Sebanyak 55 responden (54,4%) telah memiliki tempat pembuangan sampah sehat, dan 46 responden (45,5%) memiliki tempat pembuangan sampah tidak sehat. Diharapkan kepada Puskesmas untuk dapat melakukan penyuluhan untuk memotivasi masyarakat dalam pengadaan dan penggunaan sarana penyediaan air bersih, tempat pembuangan tinja dan tempat pembuangan sampah yang memenuhi syarat.
Kata Kunci; Diare, Sumber Air Minum, Tempat Pembuangan Tinja, Tempat Pembuangan Sampah
Penulis: Nia Ananda, dr. FX.Suharto, M.Kes, drg. Polisman Sitanggang, M.Kes
Kode Jurnal: jpkedokterandd130038

Artikel Terkait :