Gambaran pasien otitis media supuratif kronik (omsk) di RSUP H. Adam malik Medan
Abstrak: Otitis Media
Supuratif Kronis (OMSK) merupakan penyakit infeksi telinga tengah dan sangat
sering terjadi di negara berkembang.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pasien OMSK, hasil kultur
spesimen swab telinga, dan kepekaan antibiotik penderita OMSK di RSUP HAM.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel adalah semua
penderita OMSK di RSUP HAM tahun 2011-2012, yang memenuhi kriteria inklusi dan
ekslusi. Pemeriksaan bakteriologi dan kepekaan antibiotik hanya dilakukan
terhadap bakteri aerob. Semua data yang terkumpul dalam status penelitian
diolah secara deskriptif dan disusun dalam bentuk tabel dan diagram.
Jumlah total pasien OMSK 23 orang terdiri dari 17 orang laki-laki (73.9%)
dan 6 orang wanita (26.4%). Rentang usia
tersering yaitu >18 tahun 13 orang
(56.5%). Telinga tersering terinfeksi adalah kanan (unilateral) 9 subjek
(39.1%). Jenis perforasi tersering adalah subtotal 6 subjek (26.1%), Tipe OMSK
yang tersering adalah tipe aman 16 subjek (69.6%). Komplikasi OMSK tersering
adalah mastoiditis 18 subjek (78.3%). Hasil kultur spesimen swab telinga
terbanyak adalah Pseudomonas aeruginosa dengan jumlah isolat 8 subjek (34.8%).
Uji kepekaan antibiotik terhadap Pseudomonas aeruginosa adalah imipenem (100%),
piperacillin (100%), meropenem (94%), amikacin (89%), colistin (87%),
tobramycin (87%), piperacillin-tazobactam (86%), cefepime (72%), dan ceftazidim
(72%).
Dibutuhkan data mengenai gambaran pasien OMSK, hasil kultur spesimen swab
telinga, dan uji kepekaan antibiotik untuk menentukan antibiotik mana yang
dapat digunakan sebagai terapi empiris pada OMSK karena perbedaan pola
karakteristik pada populasi, pola mikrobiologi pada swab telinga, dan
resistensi antibiotik.
Penulis: Nungki Puspita Dewi
Kode Jurnal: jpkedokterandd130094