EFEKTIVITAS AMBULASI DINI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI LAPARATOMI DI RSUD KUDUS
ABSTRAK: Nyeri merupakan
pengalaman pribadi yang diekspresikan secara berbeda. Tindakan medis yang
sering menimbulkan nyeri adalah pembedahan seperti laparatomi. Komplikasi
tindakan pembedahan laparatomi adalah nyeri. Pasien post laparatomi memerlukan
perawatan yang maksimal untuk mempercepat pengembalian fungsi tubuh. Hal ini
dilakukan dengan pemberian intervensi mobilisasi dini (latihan gerak sendi,
gaya berjalan, toleransi aktivitas sesuai kemampuan dan kesejajaran tubuh).
Ambulasi dini pasca laparatomi dapat dilakukan sejak di ruang pulih sadar
(recovery room) dengan miring kanan/kiri dan memberikan tindakan rentang gerak
secara pasif. Latihan ambulasi dini dapat meningkatkan sirkulasi darah yang
akan memicu penurunan nyeri.
Tujuan: Efektivitas ambulasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri
pada pasien post operasi laparatomi di RSUD Kudus.
Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk jenis penelitian Quasi
Ekperimen dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group. Populasi dalam
penelitian ini adalah pasien operasi laparatomi di RSUD Kudus sebanyak 20 orang
pada bulan Januari-Pebruari 2013. Teknik pengambilan sampel dengan Accidental
Sampling sehingga besar sampel sebanyak 20 responden. Uji analisa data dengan
uji Independent Samples T test.
Hasil Penelitian: Uji Independent Samples T Test, pada hari ke 1
didapatkan nilai p value = 0.009, hari ke 2 didapatkan nilai p value 0.000 dan
hari ke 3 didapatkan nilai p value 0.000. Hasil ini menunjukkan adanya
perbedaan rata-rata intensitas nyeri hari ke 1, 2 dan 3 antara kelompok
eksperimen dan kelompok kontrol (Ha diterima dan Ho ditolak).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan rata-rata intensitas nyeri pada hari ke I,
II dan III antara kelompok eksperimen yang melakukan ambulasi dini dan kelompok
kontrol yang tidak melakukan ambulasi dini. Untuk itu diperlukan prosedur tetap
terhadap intervensi ambulasi dini pada pasien pasca laparatomi dan diperlukan
kecakapan perawat dalam pemberian terapi.
Penulis: Yuni Rustianawati,
Sri Karyati, Rizka Himawan
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130143