DETERMINAN LAMA RAWAT INAP PASIEN BALITA DENGAN DIARE
ABSTRACT: Gastroenteritis akut
merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang bayi dan anak. Penyebab
utama rawat inap pada anak usia di bawah 5 tahun dengan gastroenteritis akut
adalah dehidrasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan karakteristik
pasien, derajat klinis dan suplementasi diare pada lama rawat inap diare akut
pada anak usia di bawah 5 tahun, dilakukan dengan desain observational analitik
pada 102 anak-anak berusia antara 1 bulan sampai 5 tahun, yang menderita diare
akut dengan atau tanpa dehidrasi yang dirawat di RSUD Pasar Rebo Jakarta pada
bulan Oktober 2011 sampai bulan Maret 2012. Hasil menunjukkan kejadian diare
lebih banyak pada pada bayi <2 tahun (65,7%), anak laki-laki sebanyak 53
(52%). Pada pemeriksaan awal, sebagian besar berada pada derajat dehidrasi
ringan-sedang yaitu sebanyak 89 orang (87,3%). Lebih dari separuh, pasien
dalam studi ini tidak diberikan terapi zink dan/atau probiotik yaitu sebanyak
53 orang (52%). Rerata lama masa rawat
pasien adalah 66,19 jam (SD=16,66
jam) atau 2,8 hari. Usia (p=0,09), jenis kelamin (p=0,165) dan derajat
dehidrasi tidak mempunyai hubungan dengan lama perawatan, sedangkan berat badan
(p=0,913) dan tinggi badan (p=0,014) mempunyai pengaruh terhadap lama
perawatan. Pemberian suplementasi zink saja (mean=56,68) atau zink (mean=56,48)
dengan probiotik memberikan masa rawat inap inap yang secara signifikan
(p=0,01) lebih pendek dibandingkan tanpa suplemen (mean=75,07). Tidak ada
perbedaan signifikan (p=1) lama rawat inap antara suplementasi zink saja atau
dengan kombinasi probiotik. Derajat diare tidak mempunyai hubungan signifikan
dengan lama perawatan. Dapat disimpulan bahwa suplementasi zink menurunkan lama
rawat inap.
Penulis: Endang Poerwati
Kode Jurnal: jpkedokterandd130425