APLIKASI PENGENALAN SELAPUT PELANGI (IRIS) MENGGUNAKAN TRANSFORMASI HAAR WAVELET

ABSTRAK: Sistem  pengenalan  biometrik  merupakan  sistem  pengenalan  pola  yang menggunakan  karakteristik  fisiologis  atau  karakteristik  perilaku  untuk  mengenali identitas  seseorang.  Berdasarkan  sudut  pandang  aplikasi,  sistem  pengenalan  biometrik dapat  dibangun  dalam  modus  verifikasi  atau  identifikasi.  Selaput  pelangi  (iris) merupakan  salah  satu  karakteristik  fisiologis  yang  paling  berpotensi  digunakan  dalam sistem pengenalan biometrik. Kerumitan, keunikan, dan kestabilan karakteristik tekstur acak  yang  dimiliki  iris  dapat  digunakan  sebagai  salah  satu  paspor  hidup  untuk pengenalan individu yang disarankan oleh ophthalmologists. 
Pada  penelitian  ini  dibangun  sistem  verifikasi  citra  iris  yang  digunakan  untuk melakukan  validasi  identitas  seseorang  dengan  membandingkan  dua  iris  template. Keputusan verifikasi yang dihasilkan didasarkan pada match threshold yang digunakan. Untuk  mengekstraksi  pola  iris  yang  akan  dijadikan  karakteristik  dari  suatu  iris  dapat dilakukan  dengan  berbagai  metode  yang  sebagian  besar  didasarkan  pada  dekomposisi band pass citra iris. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah transformasi Haar wavelet.  Metode  tersebut  diaplikasikan  pada  citra  iris  yang  telah  dinormalisasi  ke koordinat  polar.  Iris  template  yang  dihasilkan  dibentuk  dari  kombinasi  koefisien  detil HL5, LH5, dan HH5. 
Hasil  penelitian  yang  diperoleh  menunjukkan  iris  template  yang  dibentuk  dari kombinasi  HL5  –  HH5  menghasilkan  keputusan  verifikasi  yang  lebih  akurat  dengan persentase FNMR dan FMR sebesar 6,67%.
Kata  Kunci:  Verifikasi  Citra  Iris,  Transformasi  Haar  Wavelet,  Iris  Template,  Match Threshold, FNMR, FMR
Penulis: I Gede Arta Wibawa
Kode Jurnal: jptkomputerdd110027

Artikel Terkait :