ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN SILANE TERHADAP UNJUK KERJA ISOLATOR BAHAN RESIN EPOKSI DENGAN KONTAMINAN PANTAI

Abstrak:  Salah  satu  bahan  polimer  yang  dikembangkan sebagai  isolator  adalah  Resin  Epoksi.  Bahan  polimer  ini memiliki  kelebihan  dibandingkan  dengan  isolator  bahan isolasi  keramik  dan  gelas.  Isolator  yang  digunakan  pada saluran transmisi dan jaringan distribusi seringkali melalui daerah  pantai  yang  memiliki  pengaruh  terhadap  kinerja isolator. Adanya kontaminan di udara dapat menempel pada permukaan  material  isolasi  pasangan  luar  sehingga menyebabkan arus bocor mengalir pada permukaan isolator tersebut.  Arus  bocor  ini  merupakan  peristiwa  awal  yang dapat  mengakibatkan  degradasi  permukaan  isolator  yang lama-kelamaan menyebabkan terjadinya kegagalan isolator.  Makalah  ini  mempresentasikan  hasil  pengukuran  arus bocor  skala laboratorium  pada  bahan  material  resin epoksi silane  dengan  menggunakan  metode  pengukuran  Inclined-Plane  Tracking  (IPT).  Pengukuran  ini  dilakukan  untuk mengetahui  pengaruh  variasi  komposisi  silan  terhadap sudut  kontak  hidrofobik  dan  arus  bocor.  Pengolahan  data yang  dilakukan  meliputi  pengukuran  sudut  kontak,  waktu terjadinya  arus  bocor,  arus  bocor  rata-rata,  dan  waktu penjejakan.  Berdasarkan  hasil  pengukuran  dan  analisis data  menunjukkan  bahwa  komposisi  silan  mempengaruhi sudut kontak, waktu terjadinya arus bocor, besar arus bocor rata-rata,  dan  waktu  penjejakan.  Dilihat  dari  keseluruhan faktor yang diukur, maka didapatkan komposisi bahan yang optimal yaitu resin epoksi dengan persentase silane 30%.
 Key Word: Arus bocor, resin epoksi, penjejakan, IPT
Penulis: Hermawan, Dyah Ika Susilawati, Abdul Syakur, Hamzah Berahim, Tumiran, Rochmadi
Kode Jurnal: jptkomputerdd120157

Artikel Terkait :