ALAT KELAMIN TIDAK BISA LEPAS SETELAH BERHUBUNGAN
Alat kelamin tidak bisa lepas setelah berhubungan seks
merupakan sebuah gangguan seks. Gangguan seks ini disebut dengan “penis
captivus”. Mungkin anda pernah mendengar kisah ini. Sebuah gangguan yang menakutkan
sekaligus memalukan.
Salah satu contoh kasusnya adalah sebagai berikut:
Dilansir Mirror, Jumat, 17 Oktober 2014: Peristiwa itu terjadi di Pantai Porto San Giorgio, Italia. Melihat suasana pantai yang begitu sepi, mereka memutuskan melepas baju dan bercinta di tepi pantai. Saking semangatnya, posisi mereka bergeser hingga ke tengah laut.Namun, petualangan romantis dan nekad itu berakhir dengan rasa malu. Sebab, usai bercinta, alat kelamin sang suami masih menempel di tubuh istrinya dan tidak bisa dilepas. Harian Italia, Il Mattino melaporkan, kondisi itu berlangsung hingga berjam-jam lamanya.
Beruntung, seorang wanita yang tengah berjalan di pantai melihat keduanya. Wanita itu lalu memberi handuk untuk menutupi alat kelamin masing-masing. Pasangan itu lalu dibawa ke ruang gawat darurat di rumah sakit. Keduanya bisa terlepas, usai dokter memberikan suntikan berupa obat untuk melebarkan rahim bagi wanita yang melahirkan. (Sumber Viva News)
Apa sebenarnya Penis Captivus itu? Menurut Dr John Dean, seorang seksiologi di
Inggris mengatakan bahwa Ketika penis berada di dalam vagina ukurannya bisa
membesar. Apalagi, otot-otot dasar panggul wanita melakukan kontraksi saat
orgasme. "Sementara itu, otot pada penis juga ikut kontraksi hingga
membesar dan akhirnya terjepit. Tapi, ketika otot vagina mulai rileks, darah
pun mulai mengalir di penis hingga pria bisa melepaskan penisnya," imbuh
Dr Dean. Selama bertahun-tahun, Dr Dean
tak sedikit menangani kasus ini pada beberapa pasangan. Ia juga mengingatkan
bahwa penis captivus berbeda dengan vaginismus di mana otot vagina wanita
kontraksi tanpa sadar hingga tak memberikan kesempatan bagi penis melakukan
penetrasi.
Sebenarnya,
Penis Captivus ini adalah gangguan seksual yang sering terjadi pada binatang,
tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada manusia. Jadi anda diharap
hati-hati jangan sampai mengalami hal seperti ini. Apabila ini terjadi, anda
diharapkan rileks agar dapat terbebas keluar dari kolom jebakan tersebut.
