ADAPTASI NYERI PERSALINAN DI KLINIK HJ. MARIANI
Abstract: Nyeri persalinan
merupakan salah satu nyeri akut yang terjadi akibat kontraksi otot rahim. Nyeri
persalinan mempengaruhi adaptasi psikososial dan fisiologis ibu terhadap
persalinan. Penelitian deskriptif ini melibatkan 37 orang responden, bertujuan
mengetahui bagaimana gambaran adaptasi ibu bersalin terhadap nyeri persalinan kala
I pada fase aktif dan fase transisi di Klinik Hj. Mariani, Medan. Data adaptasi
psikososial dan fisiologis ibu selama persalinan didapat melalui observasi
menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa mayoritas
adaptasi psikososial ibu bersalin 91,9% adaptif pada fase aktif dan hanya 37,8%
yang adaptif pada fase transisi. Nyeri selama persalinan meningkatkan
metabolisme tubuh sehingga terjadi peningkatan tekanan darah, denyut nadi, RR,
peningkatan suhu yang juga akan berpengaruh pada sistem gastrointestinal,
perkemihan dan persarafan. Pada fase aktif mayoritas responden memiliki
adaptasi fisiologis yang adaptif, namun pada fase transisi 18,9% memiliki tekanan sistole hipertensi
stage I, 2,7% tekanan distole hipertensi stage II, 5,4% suhu di atas normal,
18,9% respirasi yang di atas normal dan 56,8% merasakan nyeri berat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi
sumber data bagi peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian serupa terkait
dengan adaptasi nyeri persalinan tentang pengaruh nyeri persalinan terhadap
adaptasi psikososial dan adaptasi fisiologis pada ibu bersalin.
Penuis: Adekita ginting
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120120