USULAN PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU DI PT. KMT
ABSTRAK: PT. KMT merupakan
perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kabel. Berdasarkan informasi yang
didapatkan dari perusahaan, perusahaan ini belum mempunyai metode khusus dalam
perencanaan persediaan. Jadi, selama ini perusahaan hanya melihat data historis
tahun sebelumnya untuk melakukan perencanaan persediaan bahan baku dimasa mendatang.
Kendala yang dihadapi perusahaan adalah kekurangan stok untuk bahan baku
galvanize steel. Cara untuk meningkatkan
efisiensi perusahaan khususnya dalam masalah mengatasi dependen demand
Galvanize steel adalah dengan perencanaan agregat serta penerapan Material
Requirement Planning (MRP). Dengan diterapkannya sistem MRP, pembelian bahan
material menjadi lebih tepat, baik waktu maupun kuantitasnya. Untuk menentukan ukuran
lot terbaik, melibatkan perhitungan dari total biaya, baik biaya simpan maupun
biaya pesan, dimana pengambilan bahan baku hanya dari satu pemasok saja.
Berdasarkan hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa metode terbaik bagi
perusahaan dalam merencanakan persediaan adalah metode fixed order quantity
dengan biaya total untuk galvanize steel sebesar Rp. 452,000,00 dan
menghasilkan persentase 72% dari total cost perusahaan saat ini.
Penulis: Iveline Anne Marie,
Silvi Ariyanti dan Monika Tangel
Kode Jurnal: jptindustridd130219