STUDI EXPERIMENTAL PENGARUH PENGAKU MIRING PADA TEKUK TORSI LATERAL BALOK I
ABSTRACT: Kemampuan baja
memikul beban biasa ditentukan berdasarkan kekuatan dan stabilitas. Kekuatan
artinya material baja mencapai kekuatan, yaitu tercapainya tegangan leleh
sepenuhnya pada seluruh penampang, yaitu tercapainya momen plastis penampang.
Masalah stabilitas pada balok baja adalah masalah tekuk torsi lateral. Adanya
masalah stabilitas, membuat kemampuan baja memikul beban menjadi lebih kecil
dari kekuatan materialnya, yaitu momen plastis tidak dapat tercapai. Balok
hanya dapat memikul momen sebesar momen kritis. Maka orang selalu mengupayakan
agar masalah stabilitas dikurangki pengaruhnya, yaitu momen kritis sebesar
mungkin. Biasanya hal ini dilakukan dengan memasang tumpuan lateral pada balok.
Tetapi bila memasang tumpuan lateral ini tidak dimungkinkan perlu diupayakan
cara lain meningkatkan momen kritis. Dalam penelitian ini, dipelajari pengaruh
pengaku yang dipasang miring terhadap besarnya momen kritis. Penelitian
dilakukan dengan metode experimental. Dari pengujian ini dapat disimpulkan
bahwa ada peningkatan beban kritis akibat adanya pengaku miring dan peningkatan
hasil eksperimental kurang lebih adalah lima puluh persen dari hasil analisis
dengan metode elemen hingga.
Penulis: Paulus Karta Wijaya,
Helmi Hermawan, Victor
Kode Jurnal: jptindustridd130169