PERANCANGAN ULANG HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR DENGAN SISTEM DUAL PRESSURE MELALUI PEMANFAATAN GAS BUANG SEBUAH TURBIN GAS BERDAYA 160 MW

Ringkasan: Pertumbuhan sektor industri yang meningkat begitu pesat setiap tahunnya, menuntut penyedia jasa energi listrik dapat menyediakan kebutuhan energi  listrik setiap saat. Oleh karena itu diperlukan langkah yang efektif dan efisien untuk menambah kapasitas produksi listrik. Heat Recovery Steam Generator merupakan peralatan yang memiliki prinsip kerja seperti boiler, tanpa memerlukan bahan bakar tambahan. Sumber panas berasal dari energi panas gas buang turbin gas yang memiliki temperatur tinggi (>500°C) digunakan untuk memanaskan serta mengubah air menjadi uap panas lanjut, kemudian dialirkan ke turbin uap. Perancangan HRSG ini ditujukan untuk menggabungkan siklus PLTG dengan siklus PLTU menjadi suatu siklus kombinasi. Seluruh elemen pipa pada komponen-komponen utama HRSG memggunakan pipa berdiameter luar (Outside Diameter) 1,5 in dengan panjang 19,5 m tiap pipa dalam 1 baris, dimana dari hasil perhitungan diperoleh jumlah pipa yang diperlukan. Jumlah pipa pada HP Superheater, HP dan LP Evaporator berjumlah 420 pipa, 168 pipa pada HP Economizer, 84 pipa pada LP Superheater serta 84 pipa pada LP Economizer. Berdasarkan hasil perhitungan maka dapat disimpulkan bahwa penentuan parameter pipa berpengaruh terhadap harga perpindahan kalor yang dihasilkan, begitu juga dengan penentuan pinch point antara gas buang dengan uap.
Kata Kunci: HRSG, PLTG, PLTU, Pinch Point
Penulis: F. Burlian, A. Ghafara
Kode Jurnal: jptmesindd130309

Artikel Terkait :