PENILAIAN TEKNOLOGI UNTUK MENENTUKAN POSISI INDUSTRI PESAING
Abstract: PT Sumiati Ekspor
Internasinal bergerak pada usaha penjualan handycraft yang dipasok oleh lima
industri kecil binaannya. Perusahaan akan melakukan privatisasi dalam waktu
dekat, manajer pusat menginginkan ada satu industri kecil mengambil alih
pengelolaan. Pihak manajemen perusahaan menghendaki ada penilaian teknologi
secara internal dan eksternal kepada lima industri kecil binaanya sebagai dasar
pengambilan keputusan.
Dalam Penelitian ini dilakukan penilaian kepada semua industri kecil
pemasokhandycraft dengan pendekatan model teknometrik, yaitu memperkirakan
derajat sophistication komponen teknologi, evaluasi tiap komponen technoware,
humanware, inforware dan organware dan menilai state-of-the-art. Kuesioner yang
disebarkan dari lima industri kecil diolah menggunakan pairwise comparison
Analytic Hierarchy Process”(AHP), dilanjutkan dengan perhitungan TCC
(Technology Contribution Coefficient). Penilaian internal perusahaan dilakukan
dengan model DEA (data envelopment analysis).
Hasil akhir TCC dan DEA secara kuantitatif dibandingkan. Hasil TCC
(Technology Contribution Coefficient) secara berturut-turut dari industry yang
memperoleh nilai terbesar adalah Industri Maharani 52.23%, Industri Bestari
42.87%, Industri Priyo 41.51%, Industri Rizky 32.66%, Industri Teguh 31.93%.
Unsur kontribusi teknologi terbesar yang dihasilkan industri Maharani adalah
organware, sedangkan empat perusahaan lainnya humanware. Unsur teknologi yang
harus dikembangkan dalam jangka pendek untuk semua industri kecil adalah
technoware. Hasil penilaian internal perusahaan dengan model DEA menunjukan
bahwa industri Maharani mempunyai rangking tertinggi, sedangkan Industri Rizki
pada rangking terrendah. Model teknometrik dikombinasi pairwise comparison AHP
dan DEA dapat membantu perusahaan besar melakukan penilaian teknologi kepada
industri kecil sejenis.
Penulis: Wahyu Susihono
Kode Jurnal: jptindustridd120055