PENGURANGAN WASTE PADA PROSES PRODUKSI BOTOL X MENGGUNAKAN METODE LEAN SIGMA

Abstrak: Waste  merupakan  semua  aktivitas  kerja  yang  tidak  memberikan  nilai  tambah  dalam  proses  pembuatan produk  sehingga  harus  segera  direduksi  atau  dihilangkan  dari  proses  produksi.  Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengidentifikasi  jenis-jenis  waste  yang  terjadi  dalam  proses  produksi,  menganalisis  faktor-faktor penyebab  waste,  serta  memberikan  usulan  rekomendasi  perbaikan  untuk  meminimasi  waste.  Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean Sigma, yaitu perpaduan antara metode lean manufacturing dan six  Sigma  yang  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  dan  meminimasi  waste,  memperbaiki  proses,  serta meningkatkan kualitas dari proses produksi. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya continuous improvement untuk perbaikan proses dalam langkah kerja six  Sigma  (DMAIC). Dari tujuh kategori waste, teridentifikasi empat  jenis  waste  dalam  proses  produksi  botol  X,  yaitu  defect,  overproduction,  waiting,  dan  inventories. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan dalam penelitian ini ini didasarkan dari hasil identifikasi CTQ waste yang  telah  dianalisis  menggunakan  fishbone  diagram  dan  pemilihan  prioritas  rekomendasi  menggunakan FMEA.  Hasil rekomendasi dari penelitian ini  adalah mengenai peningkatan kedisiplinan operator maupun pihak manajemen. 
Kata kunci: Lean Sigma, Waste, DMAIC, Level Sigma (DPMO), Fishbone Diagram, FMEA
Penulis: Elok Rizqi Cahyanti, Mochamad Choiri, Rahmi Yuniarti
Kode Jurnal: jptindustridd130026

Artikel Terkait :