PENGUKURAN KINERJA PERAWATAN LOKOMOTIF PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) BERDASARKAN MODEL MAINTENANCE SCORECARD

Abstract: Lokomotif memiliki peran sangat penting bagi PT.KAI (Persero) sebagai  penggerak kereta dan pendukung untuk sistem kelistrikan dan sistem penumatik bagi kereta.  Penilaian  dan evaluasi kinerja perawatan lokomotif saat ini belum dilakukan secara komprehensif, hanya dilakukan berdasarkan indikator Availability dan MKBF (Mean Kilometer Between Failure).  Pada penelitian ini akan pengukuran kinerja perawatan lokomotif berdasarkan model pengukuran kinerja Maintenance Scorecard (MSc). Model yang digunakan diperoleh berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang terdiri dari enam perspektif yaitu productivity, Cost Effectiveness, Quality, Environment, Safety dan Learning. Pengukuran kinerja perawatan lokomotif dimulai dengan menentukan target untuk setiap KPI, menentukan skala pengukuran, menentukan bobot KPI.  Penentuan target dilakukan dengan proses FGD. Proses pembobotan dilakukan dengan metode pairwise comparison dengan bantuan software Expert Choice. Hasil pengukuran kinerja perawatan lokomotif di Dipo Jatinegara diperoleh skor 2.8 yang menunjukan kinerja perawatan lokomotif dipo jatinegara ini cukup baik. Hasil Penilaian berturut – turut pada perspektifQuality (37%), Cost Effectiveness (53%), Productivity (55%), Environtment (56%), Safety (83%) dan Learning (84%).
Kata kunci: kinerja perawatan, lokomotif, maintenance scorecard
Penulis: Winnie Septiani, Didien Suhardini, Emelia Sari
Kode Jurnal: jptindustridd120063

Artikel Terkait :