PENGARUH TEMPERATUR PEMBAKARAN PADA KOMPOSIT LEMPUNG/SILIKA RHA TERHADAP SIFAT FISIS (APLIKASI PADA BATA MERAH)
Abstract: Penelitian ini
merupakan pengembangan proses pembuatan bata merah dengan mengkompositkan bahan
dasar pembuatan bata merah dengan silika RHA (Rice Husk Ash) yang didapat dari
limbah pembakaran bata merah itu sendiri. Tujuan jangka panjang yaitu
tersedianya bahan bangunan khususnya bata merah yang berkualitas dari segi
fisik dan mekaniknya. Target khusus yang ingin dicapai untuk menciptakan produk
bata merah yang memenuhi standar SNI dan merupakan salah satu bahan bangunan
yang ramah terhadap gempa. Metode untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan
menciptakan komposit lempung/silika RHA yang diaplikasikan langsung pada produk
bata merah home industry. Pengujian lanjut ini lebih menfokuskan untuk
menaikkan temperatur pembakaran sehingga sesuai dengan kebutuhan sintering
matrik dalam hal ini adalah tanah lempung, untuk mendapatkan temperatur yang optimum,
maka dalam penelitian ini dibuat beberapa fariasi kecepatan tiupan udara
pembakaran (0; 0,25; 0,50; 0,75; 1,0 m/s). Proses pembuatan komposisi
disesuaikan dengan hasil penelitian kami sebelumnya dan pencetakan sampel
dilakukan sama dengan metode yang dilaksanakan oleh home industry bata merah
daerah Payakumbuh. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil sebagai
berikut, ditinjau dari segi sifat fisis yaitu Densitas meningkat dari 1,36
gr/cm3menjadi 1,68 gr/cm3pada kecepatan tiupan udara pembakaran 0,25 m/s,
terjadi peningkatan 23,4% (porositas menjadi lebih kecil), relative density
meningkat dari 55,34% menjadi 68,24%. Untuk Suction rate turun dari 19,07
gr/dm2/mnt menjadi 17,98 gr/dm2/mnt hal ini menunjukkan penyerapan air menjadi
lebih kecil dan kecenderungan kualitas bata dari segi sifat mekanik akan
menjadi lebih baik.
Penulis: Ade Indra, Nurzal
Nurzal, Hendri Nofrianto
Kode Jurnal: jptmesindd130291