PENGARUH TEBAL PELAT ALUMINIUM DAN LAMA PENEKANAN PADA PENGELASAN TITIK TERHADAP SIFAT FISIS, MEKANIS DAN EFFISEINSI PANAS
Abstract: Las titik (spot
welding) merupakan salah satu cara pengelasan resistansi listrik dimana dua
atau lebih lembaran logam dijepit diantara dua elektroda dan pada saat yang
bersamaan arus listrik dialirkan sehingga permukaan material mencapai
temperatur las kemudian material tersebut menyatu.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pengelasan titik yang
terbaik dengan menggunakan mesin las tipe PDN 10-10 serta material yang
digunakan adalah plat aluminium dengan tebal 0,8 mm; 1 mm dan 1,2 mm, dengan
sambungan tindih (lap joint), dengan arus las 26 A dan voltase output 1,75 volt
waktu penekanan sebesar 1 detik; 1,5 detik dan 2 detik. Pengujian yang
dilakukan dalam penelitian adalah uji komposisi kimia, struktur mikro,
kekerasan dan kekuatan tarik pembuatan spesimen uji mengacu standar JIS Z 3139.
Hasil penelitian menunjukkan bahan plat 0,8 mm; 1 mm dan 1,2 mm adalah
aluminium murni pada daerah las Kekerasan tertinggi sebesar 0,09 kg/mm2,
kekerasan terendah sebesar 0,02596 kg/mm2 Kekuatan tarik tertinggi sebesar 2,5
Kg/mm2 Dan kekuatan tarik terendah pada sebesar 1,4 kg/mm2 .Heat input terbesar
dan terkecil sebesar 0,086 joule dan 0,043 Joule. Volume manik-manik terbesar
0,03 cm3 dan terendah sebesar 0,013 cm3 besarnya energi panas terbesar adalah
0,024 Btu dan terendah 0,0106 Btu, effiseinsi panas terbesar besarnya adalah
30% dan terendah 15 % serta panas yang diserap logam selama pemanasan terbesar
85 % dan terendah 70%.
Penulis: Joko Waluyo
Kode Jurnal: jptmesindd130255