PENGARUH PEMASANGAN KAWAT KASA DI INTAKE MANIFOLD TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA MESIN BENSIN KONVENSIONAL TOYOTA KIJANG 4K

Abstrak: Seiring  dengan  perkembangan  dunia  industri,  terutama  meningkatnya  jumlah  produksi dibidang transportasi menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar minyak menjadi sangat besar.  Bahan  bakar  minyak  merupakan  bahan  bakar  yang  tidak  dapat  diperbaharui  sehingga harus dilakukan penghematan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk penghematan bahan bakar adalah dengan cara memasang kawat kasa di intake manifold, karena kawat kasa tersebut akan memecah campuran udara dan bahan bakar menjadi lebih homogen.
Tujuan  dari  penelitian  adalah  untuk  mengetahui  bagaimana  pengaruh  pemasangan kawat kasa di intake manifold terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pada mesin bensin  konvensional  Toyota  kijang  4K.  Penelitian  ini  menggunakan  variasi  diameter  lubang kawat kasa 1 mm, 1,3 mm, dan 1,6 mm pada putaran mesin 500 rpm, 1000 rpm dan 1500 rpm, dengan masing-masing dilakukan tiga kali duplikasi pengujian.
Hasil  penelitian  pada  putaran  mesin  500  rpm  dengan  pemasangan  kawat  kasa berdiameter 1 mm, 1,3 mm, 1,6 mm dan intake standar menunjukan nilai konsumsi bahan bakar dengan masing-masing 26,7 cc/menit, 30 cc/menit, 43,3 cc/menit dan 40 cc/menit. Pada putaran mesin 1000 rpm dengan pemasangan kawat kasa berdiameter 1 mm, 1,3 mm, 1,6 mm dan intake standar  masing-masing  menunjukan  nilai  60  cc/menit,  63,3  cc/menit,  70  cc/menit  dan  70 cc/menit, dan pada putaran mesin 1500 rpm dengan pemasangan kawat kasa berdiameter 1 mm, 1,3 mm, 1,6 mm dan intake standar mempunyai nilai 73,3 cc/menit, 80 cc/menit, 83,3 cc/menit dan  83,8  cc/menit.  Dari  data  yang  disajikan  tersebut  menunjukan  bahwa  pemasangan  kawat kasa  dengan  diameter  lubang  1  mm  mempunyai  pengaruh  yang  cukup  signifikan  terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang dibanding intake tanpa pemasangan kawat kasa dan pemasangan  kawat  kasa  dengan  diameter  1,3  mm,  dan  1,6  mm.  Pemasangan  kawat  kasa berdiameter 1 mm menjadikan konsumsi bahan bakar lebih irit 13 % - 33 % dan kadar emisi gas buang CO dan HC lebih rendah pada putaran mesin 1500 rpm.
Kata kunci: Kawat kasa, Intake Manifold, Konsumsi dan Emisi gas buang, Toyota 4K
Penulis: Adi Purwanto, Mustaqim, Siswiyanti
Kode Jurnal: jptmesindd130268

Artikel Terkait :