PENGARUH MOISTURE CONTENT DAN THERMAL SHOCK TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN FISIK KOMPOSIT HIBRID BERBASIS SERAT GELAS DAN COIR
Abstract: Salah satu
pemanfaatan komposit adalah sebagai material blade turbin angin. Ini disebabkan
komposit memiliki sifat ringan dan relatif kuat. Namun, komposit yang berbasis
serat sintesis dikurangi penggunaannya untuk mendapatkan sifat ramah
lingkungan. Sehingga penelitian ini menggunakan serat hibrid yang terdiri dari
60% fiberglass dan 40% coir. Fraksi volume antara serat hibrid dan epoksi
adalah 30:70. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trendline perubahan
sifat mekanik dari komposit akibat pengaruh lingkungan (moisture content dan
thermal shock) karena komposit akan diaplikasikan sebagai bahan blade turbin
angin. Komposit direndam dalam air dengan variasi perendaman 6, 12, 18, dan 24
jam untuk mengetahui pengaruh moisture content. Pengaruh thermal shock diuji
dengan pemanasan 800C dan pendinginan dengan siklus 5, 10, 15, dan 20.
Hasil pengujian menunjukkan degradasi kekuatan tarik dan ketangguhan impak
komposit. Penurunan kekuatan tarik akibat pengaruh perendaman untuk
masing-masing variasi sebesar 6.63%, 15.60%, 22.65% dan 28,61%. Penurunan
kekuatan tarik akibat pengaruh siklus thermal shock berturut-turut 3.83%,
9.60%, 17.28%, dan 4.98%. Penurunan ketangguhan impak akibat pengaruh
perendaman untuk masing-masing variasi sebesar 40.66%, 44.00%, 47.33% dan
48.00%. Penurunan ketangguhan impak akibat siklus thermal shock berturut-turut
24.67%, 46.67%, 51.33%, dan 51.33%. Degradasi kekuatan komposit disebabkan
terjadinya pull-out, delaminasi, dan perubahan struktur komposit menjadi lebih
getas (brittle).
Kata kunci: Komposit, serat
hibrid, moisture content, thermal shock, sifat mekanik
Penulis: Mastariyanto Perdana
Kode Jurnal: jptmesindd130304