PENGARUH KOMPOSISI FLY ASH DAN SUHU SINTER TERHADA KEKERASAN PADA MANUFACTURE KERAMIK LANTAI
Abstract: Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui pengaruh komposisi fly ash dan suhu sintering
terhadap kekerasan Vickers keramik lantai dari fly ash yang telah
di-vitrifikasi. Fly ash yang digunakan berasal dari sisa pembakaran batubara
pada pembangkit listrik tenaga uap dari Sijantang Sawahlunto. Pertambahan
jumlah produksi fly ash menyebabkan dampak negatif pada lingkungan, sehingga
salah satu solusi untuk mengatasi dampak tersebut adalah dengan cara
memanfaatkan fly ash yang telah di-vitrifikasi sebagai raw material untuk
membentuk keramik lantai. Dalam penelitian ini, komposisi bahan dibuat dengan
mencampurkan 50 % berat fly ash vitrifikasi (Fav) + 40 % berat clay + 10 % berat
batu kapur, 70 % berat fly ash vitrifikasi (Fav) + 24 % berat clay + 6 % berat
batu kapur dan 90 % berat fly ash vitirfikasi (Fav) + 8 % berta clay + 2 %
berat batu kapur. Spesimen uji dibuat berbentuk silindris dengan diameter 15 mm
dengan tekanan sebesar 120 MPa. Spesimen uji kemudian di-sinter pada suhu 1050,
1100, 1150 oC dengan laju pemanasan 10 oC/menit. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kondisi optimal kekerasan vickers terjadi pada spesimen (50 % berat fly
ash vitrifikasi + 40 % berat clay + 10% berat batu kapur) pada tekanan 120 MPa
dan suhu sinter 1150 oC, yaitu sebesar 11.006 Kg/mm2.
Penulis: Nurzal Nurzal, Eko
Saputra N
Kode Jurnal: jptmesindd130300