Penerapan Metode Taguchi Untuk Meningkatkan Kualitas Kain Tenun Pada Sentra Industri Kain Tenun Kabupaten Pemalang
ABSTRAK: Dari hasil
survey awal yang
dilakukan terhadap 40
responden pada kain
tenun pemalang ditemukan bahwa
75% mengeluhkan warna kain tenun yang cepat pudar atau luntur, bahan yang tidak
kuat atau cepat rusak. Salah satu sentra
industri kain tenun yang digunakan dalam penelitian ini
adalah sentra industri
kain tenun yang
berada di Desa
Wanarejan Kabupaten Pemalang. Berdasarkan
studi awal dan
dari penelitian pembanding
diatas muncul suatu
ide untuk
mengimplementasikan dalam suatu
produk kain tenun
berdasarkan eksperimen penentuan variabel
terhadap kualitas kain
tenun. Eksperimen desain
tersebut akan diaplikasikan untuk
mengetahui kualitas kain
tenun Pemalang melalui
metode taguchi. Penelitian ini
menggunakan rancangan eksperimental
murni yang mengidentifikasi karakteristik kualitas
dengan metode taguchi,
terdiri 4 faktor
terkendali masing-masing memiliki 3
level, Jumlah level
dan faktor yang ada
dapat ditentukan jumlah
baris untuk matriks orthogonal
array yaitu 27
sehingga orthogonal array
yang sesuai adalah
L27(313). Hasil awal dari 70%
penelitian yang dilakukan adalah untuk
setting level optimal dihasilkan pewarnaan dengan naftol 1, naftol 2 dan naftol
3, penjemuran dengan waktu 5 jam, 6 jam dan 7 jam, pencelupan dengan waktu 30
menit, 40 menit dan 50 menit, pencucian
dengan waktu 0,5 jam, 0,75 jam dan 1 jam dan dari analisis of variance mean
dan SNR memberikan hasil yang sama yaitu F hitung lebih besar dari F
tabel ini berarti bahwa semua faktor signifikanterhadap Berat Kain per M (gr).
Penulis: Zulfah, Saufik
Luthfianto, M. Fajar Nurwildani
Kode Jurnal: jptmesindd130240