PENENTUAN JUMLAH BUS YANG OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING (Studi Kasus Di Trayek B 35 Jurusan Terboyo - Cangkiran Semarang)
Abstract: Transportasi adalah
sarana pendukung utama bagi kegiatan di suatu kota. Dengan sarana transportasi
yang baik maka kegiatan akan dapat berjalan dengan lancar. Masalah yang sering
dihadapi dalam transportasi adalah terjadinya ketidakseimbangan antara permintaan
dan ketersediaan alat transportasi. Dinas perhubungan kota Semarang adalah
instansi pemerintah yang bertugas mengatur masalah transportasi di kota
Semarang. Meskipun jumlah trayek di kota Semarang saat ini telah dibatasi namun
terlihat bahwa jumlah bus yang ada saat ini terlalu banyak atau tidak seimbang
dengan kebutuhan. Dalam penulisan ini akan dibahas masalah penentuan jumlah bus
yang optimal agar terjadi keseimbangan antara permintaan dan jumlah bus yang
disediakan sehingga penumpang dapat terlayani dengan baik dan biaya operasional
bus dapat lebih efisien. Trayek yang diteliti adalah trayek Terboyo Cangkiran
di kota Semarang.
Penelitian ini mencoba menggunakan model Goal Programming yang sebelumnya
sangat jarang digunakan dalam penentuan jumlah bus. Kelebihan dari model Goal
Programming adalah dapat menghitung dengan berbagai tujuan sekaligus. Di dalam
masalah transportasi banyak pihak yang terlibat seperti pengusaha bus yang
menginginkan keuntungan yang maksimal dan juga penumpang yang menginginkan
tranportasi yang nyaman dan murah. Kepentingan yang bertentangan itu perlu
dicari titik keseimbangannya karena jumlah bus yang terlalu banyak akan
merugikan pengusaha dan bila terlalu sedikit akan merugikan konsumen. Dari
hasil penelitian dan perhitungan diperolah bahwa untuk trayek Terboyo Cangkiran
jumlah bus yang optimal adalah 16 bus atau lebih sedikit dari yang ada saat ini
yaitu 25 bus. Oleh karena itu diharapkan dinas perhubungan dapat mengkaji ulang
masalah ini dengan mengurangi jumlah bus yang ada dan memindahkannya ke trayek
yang masih membutuhkan. Sehingga transportasi di kota Semarang khususnya trayek
Terboyo Cangkiran dapat berjalan dengan lancar.
Penulis: Arfan Bakhtiar, Diana
Puspita Sari, Hendy Tantono
Kode Jurnal: jptindustridd060021