PEMILIHAN STRATEGI BISNIS DENGAN MENGGUNAKAN QSPM (QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX) DAN MODEL MAUT (MULTI ATTRIBUTE UTILITY THEORY) (STUDI KASUS PADA SENTRA INDUSTRI GERABAH KASONGAN, BANTUL, YOGYAKARTA)
Abstract: Industri Kecil
Menengah (IKM) gerabah yang terletak di kecamatan Kasongan, kabupaten Bantul,
Yogyakarta ini merupakan salah satu sentra industri gerabah Indonesia yang
sedang berkembang untuk pasar domestik dan luar negeri.Menurut data statistik
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), IKM mempunyai daya serap pekerja
yang cukup banyak.Perkembangan tersebut perlu diiringi dengan adanya sistem
pemasaran yang baik dalam IKM tersebut.Adanya penurunan penjulaan pada beberapa
tahun terakhir dan kurang baiknya metode strategi pemasaran merupakan penyebab
munculnya masalah –masalah dalam hal penjualan di Industri IKM Gerabah
Kasongan, Yogyakarta.Analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal
dapat dijadikan acuan utama untuk melakukan perbaikan strategi
pemasaran.Analisis lingkungan ekternal dan internal tersebut digabungkan dengan
analisis SWOT, kemudian dilakukan penetapan prioritas strategi dari hasil
analisis SWOT dengan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix).
Model MAUT (Multi Attribute Utility Theory) juga digunakan untuk membandingakan
prioritas strategi bisnis dengan melihat segi infrastruktur, waktu, cost dan
pendapat pengusaha dalam penelitian ini.
Dari hasil penelitian bahwa ini Industri IKM dapat melakukan strategi pengembangan produk dan penetrasi pasar.
Selain itu membuat desa Kasongan lebih menarik dengan mengembangkan desa
menjadi daerah wisata yang memang menarik untuk dikunjungi. Kesiapan ini juga
diiringi dengan adanya kesiaapan oleh masyarakat dan para pengusaha dengan
lebih mengembangkan produknya dengan melakukan diversifikasi produk dengan
bahan baku yang sama yaitu tanah tersebut.
Penulis: Nia Budi Puspitasari,
Rani Rumita, Gilang Yuda Pratama
Kode Jurnal: jptindustridd130312