PEMBENTUKAN SEL-SEL MESIN UNTUK MENDAPATKAN PENGURANGAN JARAK DAN BIAYA MATERIAL HANDLING DENGAN METODE HEURISTIK DI PT. BENGKEL COKRO BERSAUDARA
Abstract: Tata letak pabrik
dapat didefinisikan sebagai tata cara pengaturan fasilitas-fasilitas pabrik
dengan memanfaatkan luas seoptimal mungkin guna menunjang kelancaran proses
produksi. Tata letak fasilitas pada PT. Cokro Bersaudara diatur berdasarkan
process layout dimana segala jenis mesin / fasilitas produksi lainnya yang
memiliki tipe atau jenis yang sama ditempatkan dalam satu tempat. Dengan layout
seperti itu perusahaan memperoleh keuntungan berupa fleksibilitas dalam
memproduksi produk yang memiliki tingkat variasi yang tinggi, namun sebagai
akibatnya perusahaan menghadapi permasalahan berupa tingginya kebutuhan
material handling.
Cellular Manufacturing System adalah aplikasi dari Group Technology yang
merupakan metode pengaturan fasilitas-fasilitas produksi yang dibutuhkan untuk
memproses suatu part family tertentu kedalam sel manufaktur. Dengan menerapkan
Cellular Manufacturing System dapat diketahui pengurangan jarak antar mesin dan
biaya material handling.
Berdasarkan pengolahan data menggunakan algoritma heuristik yaitu Bond
Energy Algorithm (BEA), Rank Order Clustering (ROC), dan Rank Order Clustering
2 (ROC 2) disimpulkan bahwa metode terpilih adalah metode BEA, dengan
mengelompokkan 6 mesin (M) dan 6 komponen (P) kedalam 2 sel manufaktur, dimana
sel 1 (M4, M6, M1, M2, P2, P5, P6, P1) dan sel 2 (M4, M6, M1, M3, M5, P3, P4).
Dengan perubahan layout ini didapatkan pengurangan total jarak material
handling sebesar 428,06 meter dan pengurangan biaya material handling sebesar
Rp. 2.111.316,058 / bulan
Penulis: Bambang Purwanggono,
Andre Sugiyono
Kode Jurnal: jptindustridd060029