OPTIMASI DIAMETER POROS RODA BELAKANG SEPEDA MOTOR

ABSTRAK: Di dunia otomotif, pemakaian komponen sepeda motor antara satu merek dengan merek yang  lain  sering  dilakukan  dikarenakan  komponen  tersebut  terkadang  sulit  didapatkan  di  pasaran.  Entah karena  komponen sepeda  motor tersebut sudah tidak diproduksi oleh pabrikan atau  juga faktor-faktor lain  yang  mempengaruhinya.  Penelitian  ini  bertujuan  membuat  program  model  optimasi  diameter poros  yang  mempunyai  output  nilai  diameter  optimum.  Selain  itu,    penelitian  ini  juga  bertujuan menganalisis  perbandingan  torsi  yang  diteruskan  pada  sprocket  depan  ke  sprocket  belakang  sepeda motor.
Pemodelan  program  optimasi  dan  analisis  mekanisme  hanya  sebatas  komputerisasi  dengan menggunakan  perangkat  lunak  MATLAB  2010.  Optimasi  dilakukan  dengan  membuat  variabel  fungsi objektif  yang  disertai  kendala  berupa  tegangan  dan  defleksi  yang  terjadi  pada  as  poros  ketika menopang  beban.  Optimasi  dilakukan  dengan  pengkondisian  rpm  pada  putaran  tertinggi  di  masing-masing transmisi 1 840rpm, 2 1300rpm, 3 1800rpm, 4 3000rpm dan 5 3500rpm.  Dari hasil optimasi diameter poros  diperoleh angka Do 16mm, serta Di dengan daya sepeda motor  standar  pabrik  8426.41Nm/s  yang  telah  memenuhi  kaidah  optimasi.  Setelah  di  dapat  diameter optimum dilakukan perhitungan inersia guna mendapatkan tegangan.  
Hasil tersebut menunjukkan adanya optimasi diameter poros, keseimbangan beban serta daya mesin masih mampu ditanggung pada diameter optimum. Dengan perubahan diameter poros dilakukan penggantian bantalan yang diameter dalamnya sama dengan diameter poros.  
Kata Kunci: As poros, Optimasi, Diemeter Luar (Do), Diameter dalam (Di)
Penulis: Aditya Husada, Stenly Tangkuman  dan Jotje Rantung
Kode Jurnal: jptmesindd130184

Artikel Terkait :