MODEL PEMILIHAN INDUSTRI KOMPONEN OTOMOTIF YANG RAMAH LINGKUNGAN

ABSTRAK: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  merancang  model  pemilihan  industri  komponen  otomotif yang  ramah  lingkungan.  Pendekatan  yang  digunakan  dalam  merancang  model  adalah  proses hirarki  analitik,  adapun  identifikasi  kriteria  dan  sub  kriteria  menggunakan  pendekatan  Fuzzy Delphi Method. Sumber  data yang digunakan yaitu data sekunder terkait dengan perancangan model  dan  data  primer  dari  pakar  untuk  pemilihan  kriteria,  sub  kriteria,  dan  perbandingan berpasangan  antar  faktor,  kriteria,  dan  sub  kriteria.  Model  yang  dihasilkan  menggunakan  5 (lima)  level  hirarki  yaitu  level  1  merupakan  tujuan,  level  2  terdiri  dari  3  (tiga)  faktor,  level  3 terdiri dari 11 (sebelas) kriteria, level 4 terdiri dari 22 (dua puluh dua) sub kriteria, dan level 5 terdiri  dari  6  (enam)  alternatif  pilihan.  Berdasarkan  bobot    faktor  yang  diperoleh,  model pemilihan  industri  komponen  otomotif  yang  ramah  lingkungan  lebih  memprioritaskan  pada   faktor pengelolaan limbah / emisi dengan bobot sebesar 0,6370. Pada   faktor tersebut, kriteria program  penurunan  emisi  CO2  merupakan  prioritas  utama  dengan  bobot  sebesar  0,6480. Prioritas    berikutnya  adalah  pada  faktor  proses  produksi  dengan  bobot  sebesar  0,2580.  Pada faktor proses produksi, kriteria teknologi proses merupakan prioritas utama dengan bobot faktor sebesar  0.3860.  Sedangkan  untuk  sub  criteria  dari  kriteria  teknologi  proses,  bobot  terbesar adalah    penerapan  Reduce,  Reuse,  Recycle  (3R)  yaitu  0,7172.      Oleh  karena  itu,  upaya penurunan emisi CO2 dan   penerapan Reduce, Reuse, Recycle (3R)  akan menjadi penentu bagi industri komponen otomotif untuk masuk dalam kategori industri yang ramah lingkungan. 
Kata kunci: model, ramah lingkungan, bobot
Penulis: Triwulandari S. Dewayana, Dedy Sugiarto, Dorina Hetharia
Kode Jurnal: jptindustridd130001

Artikel Terkait :