INTEGRASI METODE DEMATEL (DECISION MAKING TRIAL EVALUATION AND LABORATORY) DAN BALANCED SCORECARD PADA PENENTUAN PRIORITAS PUSAT DISTRIBUSI DI PT. XYZ
Abstract: Penentuan prioritas
pusat distribusi merupakan kegiatan strategis dalam supply chain management
yang dilakukan oleh PT. XYZ dalam rangka peningkatan produktivitas dan
efisiensi perusahaan. Adapun kendala yang dihadapi perusahaan dalam hal ini,
yaitu tidak optimalnya pendistribusian produk di pusat-pusat distribusi, antara
lain wilayah Medan, Brastagi, Aceh, Pekanbaru, Jambi, dan Jakarta. Jumlah
permintaan dan pangsa pasar yang bervariasi dari setiap pusat distribusi
menyebabkan kelebihan dan kekurangan persediaan di pusat-pusat distribusi milik
perusahaan. Oleh sebab itu, dibutuhkan pengambilan keputusan terhadap prioritas
pusat distribusi guna mengoptimalkan pendistribusian produk. Maka, pengambilan
keputusan dilakukan dengan metode DEMATEL (Decision Making Evaluation and
Laboratory) dan pembobotan prioritas akhir dengan melibatkan metode Analytical Hierarchy
Process (AHP). Balanced Scorecard diusulkan untuk mengidentifikasi kriteria
yang mempengaruhi penentuan prioritas pusat distribusi. Berdasarkan hasil
penelitian, terpilih 18 kriteria yang dirangkum dan dikelompokkan berdasarkan
perspektif balanced scorecard, yaitu finansial, costumer, internal, dan
learning & Growth. Hasil pengolahan dengan menggunakan metode DEMATEL
diperoleh hubungan antar kriteria pada masing-masing perspektif. Hasil analisis
terhadap pusat distribusi diperoleh nilai pembobotan untuk pemrioritasan
distribusi secara berurutan yaitu 0,3396; 0,2233; 0,1541; 0,1101; 0,1007;
0,0722. Maka, tingkat kepentingan secara berurutan yaitu Jakarta diikuti
Pekanbaru, Medan, Brastagi, Jambi, dan Aceh
Keywords: Balanced Scorecard,
DEMATEL, Multi Criteria Decision Making, Analytical Hierarchy Process (AHP),
Distribution Center (Dc)
Penulis: Fitriani Surayya,
Nazaruddin Matondang, Ikhsan Siregar
Kode Jurnal: jptindustridd130299