FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENINGKATAN DAYA SAING KLASTER MEBEL DIKABUPATEN JEPARA
ABSTRAK: Indonesia dikenal
sebagai salah satu negara eksportir mebel terbesar di dunia. Namun,
perkembangan ekspor mebel Jawa Tengah selama empat tahun berfluktuasi tetapi
cenderung menurun, akibat krisis perekonomian dunia. Klaster industri merupakan
salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk pengembangan industri berbasis
daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang
memengaruhi daya saing industri mebel agar dapat diambil kebijakan yang dapat
digunakan untuk meningkatkan daya saing industri mebel Indonesia khususnya Jawa
Tengah di pasar luar negeri. Penelitian ini menggunakan PLS (Partial Least
Square) sebagai tools untuk menguji model diamond porter ditambah variabel
modal sosial dan menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi daya saing, karena jumlah
ukuran populasi yang digunakan pada penelitian ini kecil. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi daya saing di klaster
Mulyoharjo adalah faktor kondisi, kondisi permintaan, industri pendukung dan terkait,
serta strategi perusahaan. Sedangkan untuk klaster Senenan adalah faktor
kondisi, peran pemerintah, kesempatan dan modal sosial.
Penulis: NANIEK UTAMI
HANDAYANI, HARYO SANTOSO, DAN ADITHYA ICHWAL PRATAMA
Kod Jurnal: jptindustridd120019