ANALISIS LAJU KOROSI PADA BAJA KARBON DENGAN MENGGUNAKAN AIR LAUT DAN H2SO4

ABSTRAK: Dalam penelitian ini, bahan yang digunakan adalah baja karbon dan paduan tembaga sebagai  acuan.  Pada  proses  korosi  dilakukan  dengan  cara  perendaman  material  uji  pada lingkungan  larutan  air  laut  dan  H2SO4  yang  telah  ditampung  dalam  sebuah  aquarium  kaca agar  bisa  tersirkulasi  dengan  baik  dengan  bantuan  pompa.  Lamanya  proses  perendaman dilakukan selama 1 jam sebanyak 3 kali perendaman dan 3 jam selama 3 kali perendaman.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korosi yang terjadi pada material baja karbon dan paduan tembaga. Kehilangan berat akibat korosi berhubungan erat dengan waktu, dengan  kata  lain  semakin  meningkatnya  waktu  pencelupan  semakin  besar  pula  kehilangan berat yang terjadi.
Hasil pengujian laju korosi yang dilakukan dengan waktu 1 jam, didapat nilai rata-rata untuk spesimen  I pada baja karbon dan paduan tembaga dalam larutan air laut adalah 0,105 mils/tahun dan 0 mils/tahun. Sedangkan pada larutan asam sulfat adalah 0,162 mils/tahun dan 0,028  mils/tahun.  Dan  hasil  pengujian  laju  korosi  yang  dilakukan  dengan  waktu  3  jam, didapat nilai rata-rata untuk spesimen I pada baja karbon dan paduan tembaga dalam larutan air  laut  dan  asam  sulfat  adalah  1,350  mils/tahun  dan  0,015  mils/tahun.  Sedangkan  pada larutan asam sulfat adalah 1,400 mils/tahun dan 1,306 mils/tahun.
Kata kunci: Korosi, Baja karbon, Paduan Tembaga, Air Laut, H2SO4
Penulis: Kevin J. Pattireuw, Fentje A. Rauf, Romels Lumintang
Kode Jurnal: jptmesindd130192

Artikel Terkait :