Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Bahan Kering Terhadap Produksi dan Nilai Kalor Biogas Kotoran Sapi

Abstrak: Biogas  dihasilkan  dari  proses  fermentasi  bahan-  bahan  organik  oleh  bakteri  anaerob.  Nilai  kalor  yang terkandung  pada  biogas  tergantung  pada  konsentrasi  CH4.  Salah  satu  hal  yang  mempengaruhi  produksi CH4  pada  biogas  adalah  terminologi  rasio  C-N  pada  bahan  kering  yang  berkisar  antara  25:1  –  30:1. Kotoran sapi memiliki rasio C-N sebesar 18:1, sehingga harus ditambahkan bahan lainnya seperti  sekam padi  yang  memiliki  rasio  C-N  sebesar  65:1.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengatahui  pengaruh penambahan  sekam  padi  terhadap  produksi  dan  nilai  kalor  biogas  kotoran  sapi.Pengujian  ini  dilakukan dengan  sistem  tumpak  alami  dan  dengan  penambahan  15%,  18%,  21%  dan  24%  sekam  padi  dari  total 100% berat bahan kering yang digunakan. Data yang diamati adalah perubahan ketinggian air manometer (∆h),  massa  biogas  dan  komposisi  gas  pada  biogas.Dari  hasil  penelitian  didapat  bahwa  dengan penambahan  21  %  sekam  padi  dari  total  100%  bahan  kering  memiliki  produksi  tertinggi  yaitu  sebesar 0,0597  kg  serta  nilai  kalor  biogas  berturut-  turut  secara  eksperimental  dan  teoritis  sebesar  55,017kJ  dan 75,034 kJ dengan komposisi CH4 sebesar 80 %.
Kata kunci: rasio C-N, produksi biogas, nilai kalor eksperimental, nilai kalor teoritis
Penulis: I Putu Awing Wiratmana, I Gusti Ketut Sukadana, I Gusti Ngurah Putu Tenaya
Kode Jurnal: jptmesindd120067

Artikel Terkait :