PERENCANAAN PENYEDIAAN AIR MINUM DI KOTA SANGGAU
Abstrak: Kota Sanggau
merupakan kota yang berpotensiuntuk berkembang yang memerlukan perbaikan sarana
dan prasarana, antara laindalam penyediaan air bersih. Perencanaan ini bertujuan
untuk menganalisiskebutuhan air masyarakat di Kota Sanggau, menganalisis
ketersediaan dankualitas Sumber Air Riam Engkuli serta menentukan pengolahan
yang tepat,membuat rencana intake, jalur pipatranmisi serta reservoir.
Perencanaanyang dilakukan mencakup survei topografi dengan GPS, analisis
kuantitas airdengan memprediksi laju kebutuhan air domestik dan non-domestik,
analisiskualitas air dengan pengujian sampel air secara in-situ dan
ex-situ,analisis ketersediaan air sumber air baku Mandi Bintang dengan metode
Mock,perhitungan debit andalan 99% dengan cara Weibull, serta menganalisis
jaringanpipa transmisi menggunakan program EPANET 2.0. Hasil pengujian
menunjukkan kualitas sumber airbaku Riam Engkuli sesuaibaku mutu sebagai air
baku, air bersih dan air minum, tapi warna masih tidaksesuai, sehingga
dilakukan penurunan warna hingga bersih dan aman bagikesehatan. Unit pengolahan
terdiri dari koagulasi, flokulasi, sedimentasi,filtrasi, dan desinfeksi.
Ditinjau dari segi kuantitas, sumber air baku RiamEngkuli dapat mencukupi
seluruh kebutuhan air bersih masyarakat Kota Sanggauyang pada tahun 2028
sebesar 162,3 liter/detik dengan kebutuhan jam puncaksebesar 284,1 liter/detik.
Dari perhitungan debit andalan probabilitas 99% diperolehdebit sebesar 993,70 liter/detik.
Hasil debit terukur di lapangan sebesar 908,5liter/detik. Dari segi
kontinuitas, dapat dikatakan bahwa sumber air ini selalumengalir dan memenuhi
kebutuhan air bersih sepanjang tahun. Dengan metoda Mock,diperoleh debit
terendah terjadi pada bulan September sebesar 182,6 liter/detikdan debit
tertinggi terjadi pada bulan November sebesar 1847,5 liter/detik.Hasil desain
teknis diperoleh panjang jalur pipa transmisi (jarak intake ke reservoir) 270 m
menggunakanpipa HDPE 6 sepanjang 155,2 m dan 8sepanjang 114,61 m, letak intake
beradapada ketinggian +60 dpl, digunakan jenis groundreservoir berukuran 24 x 24 x 2 m dengan kapasitas
1152 m3yang terletak pada ketinggian +53 dpl. Sistem pengaliran menggunakan dua
pompa,satu pompa yang digunakan dan satu sebagai cadangan. Pembangunan
reservoirdirencanakan per tahap di mana reservoir pertama terbuat dari beton
berukuran 10 x 10 x 2 m yangakan melayani desa-desa yang terdekat dengan sumber
air.
Kata-kata kunci: perencanaan penyediaan air minum,kota sanggau,
kualitas, kuantitas, ketersediaan air
Penulis: Syarifah Melly
Maulina
Kode Jurnal: jptsipildd120065