PENGARUH SIFAT FISIK DAN STRUKTUR MINERAL BATU BARA LOKAL TERHADAP SIFAT PEMBAKARAN
ABSTRACT: Tujuan penelitian
yang dilakukan adalah mengkaji secara seksama tentang potensi kualitas batubara
Indonesia yang diambil dari sumber lokal dan selanjutnya menerapkan
prosedur/teknologi penyiapan batubara dalam usaha meningkatkan penyalaan dan
pembakaran. Sasaran utama didalam teknologi penyiapan batubara diarahkan pada
peningkatan penyalaan (ignition) serta hasil pembakaran yang bersih dengan
penurunan emisi karbon dioksida dan belerang. Selanjutnya penelitian ini juga
mengkaji tentang prospek pengkayaan (enrichment) batubara dalam proses
penyiapan batubara lokal. Metode ini diharapkan dapat menaikkan kecepatan
penyalaan dan pembakaran nyala api batubara serbuk. Perubahan sifat fisik dan
kimia serta struktur mineral sebelum dan setelah proses penyiapan dianalisa
dengan metode XRF untuk komposisi kimia dan diffrakasi sinar-X (XRD) untuk
komposisi mineral. Sementara nilai kalor batubara dianalisa dengan Bomb
Kalorimeter. Pada dasarnya batubara lokal memiliki kandungan mineral utama
seperti kaolinite, quartz, jarosite, illite maupun pyrite. Sementara nilai
kalor yang dimiliki batubara lokal berkisar antara 4000 -6000 cal/gr dan LOI
untuk empat macam batubara berkisar 97-99%. Sebaliknya pengaruh proses
pencucian dengan air tidak meningkatkan nilai kalor batubara yang signifikant.
Dilain pihak pelaksanaan penelitian ini juga membuat briket bahan bakar
batubara dengan campuran polimer dan molase termasuk prosedur mengkaji tingkat
penyalaan batubara. Hasilnya menunjukkan bahwa briket batubara dari campuran
polyethelene meningkatkan nilai kalor dan mempercepat pembakaran. Dari
penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas batubara produk lokal tergolong
batubara dengan nilai kalor rendah dan perlu penelitian lanjutan dalam
meningkatkan kualitas agar bisa kompetitif dengan produk batubara impor.
Penulis: ATHANASIUS PRIHARYOTO
BAYUSENO, SULISTYO, ISTADI
Kode Jurnal: jptmesindd080068