Pengaruh PWHT dan Preheat pada Kualitas Pengelasan Dissimilar Metal antara Baja Karbon (A-106) dan Baja Tahan Karat (A312 TP-304H) dengan Filler Metal Inconel 82
ABSTRACT: Sebuah alat di
Primary Reformer adalah suatu alat yang dioperasikan pada suhu 600-800oC dan
tekanan 30-40 kg/cm2. Primary reformer dibuat material yang berbeda,
material baja karbon (flange) dan material baja tahan karat(top tube). Kedua
material tersebut disambung dengan menggunakan las GTAW (Gas Tungsten Arc
Welding) dengan filler metal inconel 82. Namun ditemukan kobocoran (disbonding)
antara sambungan pada material baja karbon dan weld metal. Tugas Akhir ini
meneliti pengaruh preheat dan PWHT terhadap kualitas hasil pengelasan DMW.
Hasil yang diharapkan dari penelitian ini dapat mengungkap lebih jelas penyebab
kebocoran pada pipa Primary Reformer di atas. Beberapa pengujian yang dilakukan
dalam penelitian ini antara lain : PWHT (tungku heatreatment), struktur mikro
(mikroskop optik), dan nilai kekerasan (mikro vikers). Pengujian struktur mikro
didapatkan hasil pelebaran ukuran dark band efek dari variasi temperatur PWHT
pada batas fusi sambungan baja karbon dan weld metal, serta terjadi pengkasaran
butir pada daerah HAZ baja karbon yang berstruktur full ferit. Nilai kekerasan
pada daerah dark band ini lebih tinggi dibanding daerah lainya, dan menurunya
nilai kekerasan pada daerah HAZ baja karbon. Turunya nilai kekerasan pada HAZ
baja karbon dapat menimbulkan kegagalan jika komponen ini semakin lama dipakai
pada aplikasi tersebut.
KEYWORDS: Primary Reformer,
disbonding, DMW, preheat, PWHT, struktur mikro, nilai kekerasan, dark band,
pengkasaran butir
Penulis: SRI NUGROHO, WIKO
SUDIARSO
Kode Jurnal: jptmesindd120091