Pengaruh Post Weld Heat TreatmentTerhadap Sifat Mekanis dan Korosi Sambungan Las Spiral Saw pada Pipa Baja ASTM A252

Abstrak: Penyambungan  logam  dengan  sistem  pengelasan  semakin  banyak  digunakan,  seperti  pada  struktur, perpipaan  maupun  konstruksi  mesin.  Beberapa  masalah  dalam  pengelasan  adalah  terjadinya  tegangan sisa  dan  kekerasan  yang  berlebih  sehingga  dapat  menurunkan  ketangguhan  las  perlakuan  peka lingkungan (stress corrosion cracking). Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi permasalahan ini adalah dengan    PWHT (post weld heat treatment). PWHT memiliki beberapa fungsi yaitu menurunkan tegangan  sisa,  meningkatkan  keuletan  di  HAZ  dan  memperbaiki  ketangguhan  daerah  logam  las  dan HAZ.Proses  pemanasan  dengan  variasi  suhu  yang  berbeda-beda  diharapkan  dapat  menghasilkan  suhu PWHT optimum.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari post weld heat treatment (PWHT) terhadap  ketangguhan  dan  korosipada  pipa  baja  las  spiral  ASTM  A252.  Pengelasanmenggunakan  las SAWalur  V  ganda  dengan  arus  375  A,  tegangan  input  35  V  dan  heat  input  2,8  kJ/mm.  PWHT  dilakukan dengan berbagai variasi suhu las 450oC, 550oC dan 650oC selama 3 jam serta didinginkan dalam furnace. Selanjutnya,  dilakukan  pemeriksaan,  pengukuran  kekerasan,  uji  tarik,  ketangguhan  dan    korosi.Hasil penelitian  menunjukkan    bahwa  kenaikan  suhu  PWHTsedikit  menurunkan  kekuatan  tarik  las, meningkatkan  ketangguhan  las  dan  meningkatkan  ketahanan  korosi.  Nilai  optimum  di  capai  pada  suhu 550oC dengan nilai ketangguhan    81 J pada suhu 0oC.
Kata kunci: kekerasan, ketangguhan , kekuatan tarik, korosi, PWHT, SAW
Penulis: Ipick Setiawan, Mochammad Noer Ilman
Kode Jurnal: jptmesindd120060

Artikel Terkait :