PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KETANGGUHAN DAN KEKERASAN BAJA PERKAKAS TIPE H 11

Abstrak: Baja  perkakas  H11  merupakan  baja  paduan  khusus,  dikategorikan  sebagai  baja  kromium.  Karena ketangguhan  dan  kekerasan  yang  tinggi,  maka  cocok  digunakan  pada  pekerjaan  panas  yang  melibatkan beban yang tinggi. Proses perlakuan panas dibagi dalam tiga kelompok yaitu (a) Proses pengerasan dengan pendinginan  udara  dan  di  temper  tunggal,  (b)  Proses  pengerasan  dengan  pendinginan  udara  dan  ditemper ganda, serta (c) Proses pengerasan dengan pendinginan oli dan ditemper ganda. Spesimen yang telah diberi perlakuan panas, selanjutnya dilakukan pengujian kekerasan (Rockwell), dan uji pukul takik (Charpy), sesuai dengan perilaku baja perkakas pengerjaan panas kekuatan tinggi (high-strength hot-work tool  steels). Hasil pengujian    mengungkapkan  bahwa  nilai  energy  impact  (ketangguhan)  terendah  dan  tertinggi  didapat  dari perlakukan panas pada quenching oli dengan temper ganda, dimana nilai terendah terjadi pada suhu 500oC (8,1  VCN)  dan  tertinggi  terjadi  pada  suhu  600oC  (39,1  VCN).  Sedang  kekerasan  maksimum  dicapai  pada proses  pengerasan  pada  media  quenching  udara  dengan  temper  tunggal,  dimana  nilai  kekerasan  tertinggi didapat pada temperature tempering 500oC, yaitu sebesar 50 HRC
Kata kunci: “Perlakuan panas”, “Baja perkakas”, “ketangguhan”, “kekerasan”
Penulis: Joko Tri Wardoyo
Kode Jurnal: jptmesindd100010

Artikel Terkait :