PENGARUH PERBEDAAN WAKTU PENAHANAN SUHU STABIL TERHADAP KEKERASAN LOGAM
RINGKASAN: Pada logam baja
dilakukan pengerasan (hardening) untuk memperoleh sifat tahan aus yang tinggi, kekuatan
dan fatigue limit/strength yang lebih baik, dengan suatu proses heattreatment
(perlakuan panas), dalam beberapa tahap proses yaitu: Pemanasan awal, Pemanasan
lanjut, Penahanan waktu suhu stabil, dan Pendinginan. Kekerasan yang dapat
dicapai tergantung pada kadar karbon dalam logam baja dan kekerasan yang
terjadi akan tergantung pada temperatur pemanasan, waktu penahanan dan laju
pendinginan yang dilakukan pada proses laku panas. Kekerasan baja amutit yang
dapat dicapai pada proses perlakuan panas dengan waktu penahanan yaitu
melakukan penahanan suhu supaya pemanasan homogen sehingga kekerasan dapat
mencapai maksimum, menunjukkan bahwa kekerasan meningkat cukup besar yaitu pada
waktu penahanan 10 menit kekerasan naik menjadi rata-rata 60,08 HRC dari 34,24
HRC sebelum dilakukan proses perlakuan panas, kemudian naik menjadi 62,693 HRC pada
waktu penahanan 20 menit, 64,52 HRC pada waktu penahanan 30 menit dan mencapai maksimum
pada waktu penahanan 40 menit yaitu 65,146 HRC. Dari informasi tersebut
diketahui bahwa tingkat kekerasan logam baja amutit dipengaruhi oleh waktu
penahanan disamping temperature pemanasan dan laju pendinginan. sehingga dengan
variasi waktu waktu penahanan tersebut telah dapat dirancang kekerasan yang
ingin dicapai untuk sesuatu produk yang dibuat dengan bahan baja amutit.
Penulis: Sairul effendi
Kode Jurnal: jptmesindd090157